Breaking News:

Hipertensi

Mengenal Fungsi, Contoh, dan Efek Samping 11 Obat Penurun Darah Tinggi

Hipertensi dapat muncul tanpa gejala dan sering kali baru terdeteksi saat pemeriksaan kesehatan rutin (check up).

freepik
Ilustrasi obat 

BANGKAPOS.COM - Tekanan darah normal adalah tekanan darah yang berada pada angka 120/80 mmHg atau sedikit di bawah angka tersebut.

Dilansir dari alodokter.com, seseorang dapat dikatakan memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi jika tekanan darahnya berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih.

Hipertensi dapat muncul tanpa gejala dan sering kali baru terdeteksi saat pemeriksaan kesehatan rutin (check up).

Tekanan darah tinggi yang tidak diobati dapat menimbulkan sejumlah komplikasi, seperti penyakit jantung, kerusakan ginjal, dan stroke.

Penyakit tekanan darah tinggi disebabkan oleh perpaduan beberapa faktor, yaitu usia tua, faktor keturunan, dan gaya hidup kurang sehat, seperti terlalu banyak mengonsumsi garam, kurang olahraga, sering stres, atau merokok.

Selain itu, kondisi atau penyakit tertentu, seperti obesitas, diabetes, kolesterol tinggi, hingga gangguan hormon, juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Sebagian penderita hipertensi dianjurkan minum obat penurun darah tinggi untuk mengontrol kadar tekanan darahnya.

Melansir NHS, obat penurun darah tinggi biasanya diberikan bagi penderita hipertensi yang berisiko terkena serangan jantung atau stroke.

Kondisi tersebut mengacu pada penderita darah tinggi yang kadar tekanan darahnya ajek di atas 140/90 mmHg dan memiliki beberapa risiko penyakit kardiovaskuler karena pola hidupnya tidak sehat.

Baca juga: Awas, Gaya Hidup Ini Memicu Penyakit Diabetes

Dilansir dari American Heart Association, jenis obat penurun darah tinggi yang diresepkan dokter antara lain:

Halaman
1234
Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved