Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Soal Kadar Ekspor Zirkon, Bea Cukai Mengacu Permendag 96 Tahun 2019, Bukan Perda 1 Tahun 2019

Kantor Bea Cukai Pangkalpinang belum menerima surat tebusan pemberlakuan Perda nomor 1 tahun 2019 tentang pengelolaan mineral ikutan dan produk

Bangka Pos / Anthoni Ramli
Humas Kantor Bea Cukai Pangkalpinang, Suharyanto, di kantornya, Rabu (7/4/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kantor Bea Cukai Pangkalpinang belum menerima surat tebusan pemberlakuan Perda nomor 1 tahun 2019 tentang pengelolaan mineral ikutan dan produk samping timah di Provinsi Bangka Belitung.

Dimana per tanggal 23 Januari 2021 perdagangan dalam negeri antarpulau produk pasir zirkon dengan ZrSiO4 < 65,5 persen adalah dilarang.

Sehingga dengan kebijakan ini, maka LTJ yang kemungkinan berada pada pasir zirkon dengan ZrSiO4 < 65,5 persen tidak terbawa ke luar wilayah Bangka Belitung.

Akhir Februari lalu, PT Citra Alam Lestari (CAL) tercatat pernah mengirimkan pasir zikron bekadar 64,48 persen.

Sabtu (3/4/2021) lalu,  perusahaan yang berdomisili di Kecamatan Merawang tersebut,  kembali berencana mengekspor 200 ton zirkon ke China.

Namun ratusan ton zirkon yang dikemas dalam 8 kontainer tersebut, gagal diekspor setalah tim Dirjen Minerba Kementrian ESDM Ridwal Djamaludin, turun dan meminta zirkon yang diekspor tersebut dicek kembali.

Temuan kadar minimum zirkon di dokumen ekspor 300 ton PT CAL yang hanya 64,48 persen akhir Februari Lalu, ditanggapi Humas Kantor Bea Cukai Pangkalpinang, Suharyanto, di kantornya, Rabu (7/4/2021).

Menurutnya verifikasi dokumen ekspor zirkon yang dilakukan pihaknya, mengacu pada sistem Permendag 96 tahun 2019, dan bukan Perda nomor 1 tahun 2019 tentang pengelolaan mineral ikutan dan produk samping timah di Provinsi Bangka Belitung.

" Sekarang bukan soal membentur,  kita jadi sistem,  sekarang aturan Perda itu dimasukkan ke sistem gak," kata Suharyanto balik bertanya ke wartawan.

" Kami belum pernah menerima tembusan perda itu,  kami mengacu ke acuan secara nasional Permendag 96 itu," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Antoni Ramli
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved