Breaking News:

Advertorial

Gubernur Babel: Musrenbang Tahun 2022 Harus Hasilkan Program dan Kebijakan Kuat

Kebijakan pembangunan Tahun 2022 perlu diprioritaskan pada upaya pemulihan ekonomi, penanganan kesehatan pasca vaksinasi Covid-19

Diskominfo Babel
Gubernur Erzaldi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berharap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022 betul-betul membuahkan hasil yang kuat, kebijakan yang kuat, program yang kuat dalam rangka mengentaskan kemiskinan, memajukan ekonomi, menarik investasi, dan tetap fokus pembangunan. 

Hal ini dikemukakan Gubernur Erzaldi dalam sambutannya saat membuka kegiatan Musrenbang RKPD Pemprov. Babel Tahun 2022 secara virtual melalui aplikasi Zoom, Rabu (7/4/2021). 

Kebijakan pembangunan Tahun 2022 perlu diprioritaskan pada upaya pemulihan ekonomi, penanganan kesehatan pasca vaksinasi Covid-19 yang telah dilaksanakan tahun 2021 dan menjaga stabilitas kondisi sosial masyarakat.

Gubernur Erzaldi menuturkan, berpedoman pada hasil capaian pembangunan tahun 2020 serta target ekonomi makro tahun 2022 yang ditetapkan, Pemprov. Babel telah merumuskan rancangan RKPD Tahun 2022 dengan tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat  Menuju Sumber Daya Manusia yang Unggul”. 

Percepatan dimaknai dengan mengoptimalkan instrumen pembangunan secara efisien dan efektif untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang ideal melalui perencanaan dan penganggaran yang tepat guna dan tepat sasaran. 

Ditambahkannya, RKPD Tahun 2022 diharapkan memuat program dan kegiatan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Untuk itu harus didukung dengan pencapaian target-target makro antara lain: (1) Pertumbuhan ekonomi sebesar 3,2%; (2) Kemiskinan 4,15%; (3)Tingkat pengangguran 5,40%; (4) Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 71,70; dan (5) Gini Ratio 0,255%.  

Harapan dan optimisme melalui target yang ditetapkan tersebut dibangun atas asumsi bahwa aktivitas ekonomi pada beberapa sektor seperti perdagangan, transportasi, akomodasi dan makan minum sudah berangsur normal.

Daya beli masyarakat berangsur pulih seiring berjalannya program pemulihan ekonomi pemerintah dan penanganan kesehatan pasca vaksinasi Covid-19. 

Pada kesempatan ini, Gubernur Erzaldi juga memberikan apresiasi kepada perangkat daerah, bupati/walikota, camat, lurah, kepala desa, masyarakat Babel maupun stakeholder baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Mari kita pertahankan konsistensi kita dalam melaksanakan  proses perencanaan di daerah dengan sebaik-baiknya, sehingga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selalu masuk dalam kelompok enam besar tingkat nasional pada Anugerah Penghargaan Pembangunan Daerah.

Halaman
12
Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved