Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kemenko Maritim Warning Sucofindo, Lambock: Jangan Sampai Negara Tunjuk Surveyor Swasta

Jangan sampai nanti gara- gara Sucofindo negara pemerintah ini berpikir memberikan kepada surveyor swasta, terus terang saja kalau begini

Bangka Pos Anthoni Ramli
Staf Khusus Menko Kemaritiman, Lambock V. Nahattands, saat bertandang ke PT Bersahaja (Bersama Sahabat Jaya) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Staf Khusus Menko Kemaritiman, Lambock V. Nahattands, mewanti -wanti pihak Sucofindo, selaku Surveyor Indonesia (SI), agar memperketat pemeriksaan, pengawasan, pengujian, dan pengkajian setiap komoditas ekspor impor di Bangka Belitung.

Sebab, kata Lambock, ada beberapa kasus ekpor impor yang ternyata menyimpang dan tidak sesuai dengan hasil verifikasi tim Surveyor Indonesia (SI).

Salah satunya kasus di Nusa Tenggara Timur (NTB). Dimana,  barang yang siap dikirim tersebut,  kembali diturunkan Bea Cukai,  setelah mendapat informasi jika muatan tidak sesuai dengan hasil uji surveyor.

" Jadi untuk Sucofindo, sudah mau dikirim ke luar negeri namun ditahan sama bea cukai untuk dicek dulu, ternyata benar barang yang dibawa itu tidak sesuai dengan apa yang diuji surveyor. Itu betul -betul dicek oleh bea cukainya sangat ketat," tegas Lambock, saat bertandang ke pabrik PT Bersahaja, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Kamis (8/4/2021).

Warning tersebut disampaikan Lambock, sebagai salah satu langka menyelaraskan visi misi pemerintah daerah yang diemban Sucofindo selaku Surveyor Indonesia (SI).

" Supaya kita satu draf langka, bapak memang cari untung,  cuma bapak didirikan untuk mengamankan negara ini. Bagaimana dari sini dibawa dulu ke Surabaya,  berapa lama dari surabaya ke sini. Inikan tidak bisa dikirim tinggal ditiup saja," imbuhnya.

Jangan sampai, keteledoran ini membuat pemerintah akhirnya memberikan kepercayaan ini ke pihak surveyor swasta. 

" Jangan sampai nanti gara- gara Sucofindo negara pemerintah ini berpikir memberikan kepada surveyor swasta, terus terang saja kalau begini," imbuhnya.

Sementara, perwakilan Sucofindo Raflly, enggan memberikan komentar, saat ditanya sejumlah media.

" Maaf ya saya gak bisa komentar," ujar Raffly seraya mengangkat kedua tangannya.

Pada kesempatan itu, Lambock didampingi Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, Kapolda Irjen Anang Syarif Hidayat, Kajati I Made Suarnawan, Dirreskrimsus Kombes Haryo Sugihartono, Direktur Utama PT Bersahaja Arbi Leo, Kapolres Bangka AKBP Widi.

Bangka Pos Anthoni Ramli

Penulis: Antoni Ramli
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved