Breaking News:

Gosip Selebritis

Mahkota Miss Papua Nugini, Lucy Maino Docopot Gara-gara Video Goyang TikToknya yang Dinilai Vulgar

Mahkota Miss Papua Nugini, Lucy Maino Docopot Gara-gara Video Goyang TikToknya yang Dinilai Vulgar

(PNG Lucy MainoTOK STRET via FACEBOOK/YOUTUBE)
Mahkota Miss Papua Nugini, Lucy Maino Docopot Gara-gara Video Goyang TikToknya yang Dinilai Vulgar 

Peran ini melibatkannya bertindak sebagai duta budaya untuk negara dan advokat untuk wanita.

Dia terus menjalankan perannya selama satu tahun tambahan karena pandemi Covid-19.

Banyak orang mengkritik komite Miss PNG karena tidak mendukung Maino setelah dia diserang karena video tersebut.

Seorang advokat wanita, yang tidak ingin disebutkan namanya karena takut menjadi sasaran orang-orang yang melecehkan Maino secara online, berkata:

"Komite seharusnya dapat menanganinya dengan lebih baik dengan terlebih dahulu menguraikan klausul yang dia langgar sebagai ratu yang sedang berkuasa.”

Menurutnya, penyelenggara kontes tersebut secara sepihak menyalahkannya dan tidak memberinya kesempatan untuk keluar dan berbicara.

Itu bukan cara yang baik untuk menyelesaikan masalah.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Papua Niugini mengungkapkan ketidakpuasan mereka melalui pernyataan di Facebook.

“Kami melihat kehancuran akibat kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak di negara yang indah ini. Beberapa telah kehilangan nyawa mereka karena penindasan … Ini dimulai dengan memberitahu wanita bahwa mereka harus menutup diri. Di mulai dengan memberitahu wanita, mereka tidak boleh menari seperti itu. "

The Guardian mendekati Maino dan komite MPIP PNG untuk memberikan komentar tetapi mereka tidak menanggapi pada saat publikasi.

Baca juga: Sepi Job, Begini Sindiran Umi Kalsum ke Ayu Ting Ting : Lu Nyantai Aja Sudah kaya Lu

Baca juga: Dilaporkan ke Polisi, Bams Mengaku Tidak Takut : Punya Bukti Aib Lumayan Memalukan Pihak Sana

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Unggah Video Menari di TikTok, Miss Papua Niugini Dipaksa Tanggalkan Mahkotanya", 

Editor: M Zulkodri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved