Breaking News:

Berita Kriminalitas

Pabrik Arak di Pemali Digrebek Buser Polres Bangka

Tim Buser Polres Bangka menggrebek lokasi pabrik penyulingan arak di Desa Air Duren Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka Kamis (8/4/2021) milik Ka Pin.

Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Kanit Buser Polres Bangka Ipda Judit Dwi Laksono saat memimpin penggerebekan pabrik arak di Air Duren Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka Kamis (8/4/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Tim Buser Polres Bangka menggrebek lokasi pabrik penyulingan arak di Desa Air Duren Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka Kamis (8/4/2021) milik Ka Pin (53).

Kegiatan dalam rangka Operasi Pekat Menumbing 2021 diwilayah Hukum Polres Bangka ini dipimpin oleh Ipda Judit Dwi Laksono. 

Sebanyak dua jerigen arak murni, saru drum alat penyulingan serta satu HP menjadi barang bukti.

Di lokasi juga didapati puluhan ember beras dalam prores peragian dan beberapa drum dalam prores penyulingan.

"Informasi dari masyakarat di Desa Air Duren masih ada yang menjua dan menyuling miras jenis arak kita datangi dan kita dapati barang bukti," kata Ipda Judit Dwi Laksono mewakili Kasat Reskrim AKP Dedy Setiawan.

Tim Buser Polres Bangka dipimpin oleh Kanit Ipda Judit Dwi Laksono langsung bergerak mendapatkan informasi ada pabrik penyulingan arak di Desa Air Duren Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka.

Penyulingan arak tersebut diketahui masih beroperasi menghasilkan arak untuk dijual masyarakat.

Saat Tim Buser Polres Bangka tiba didapati memang didapati dilokasi milik Ka Pin sedang melakukan penyulingan arak.

Puluhan ember beras yang diragi juga terlihat dilokasi.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan dikediaman Ka Pin yang disaksikan langsung oleh Kadus Air Duren Imam.

Pada saat itu diamankan barang bukti dua jeriken arak murni, satu drum almunium untuk memasak arak dan 1 HP.

Pemilik pabrik arak bersama barang bukti kemudian diamankan ke Polres Bangka guna dimintai keterangan.

"Operasi Pekat Menumbing diwilayah hukum Polres Bangka masih terus berlangsung dengan sasaran miras, sajam, narkoba dan penyakit masyarakat lainnya," kata Ipda Judit Dwi Laksono.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved