Breaking News:

PN Jakarta Timur Pastikan Sidang Pemeriksaan Saksi Rizieq Shihab Tak Lagi Disiarkan Online

Sidang pemeriksaan saksi terkait dugaan tindak pidana kekarantinaan kesehatan Rizieq Shihab dipastikan tidak akan siarkan secara live streaming....

Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Pengadilan Negeri Jakarta Timur kembali menggelar sidang Rizieq Shihab, pada Jumat (19/3/2021). Rizieq yang tetap dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) secara daring, dengan tegas menolak menghadiri sidang online. 

PN Jakarta Timur Pastikan Sidang Pemeriksaan Saksi Rizieq Shihab Tak Lagi Disiarkan Online

BANGKAPOS.COM, CAKUNG -- Sidang pemeriksaan saksi terkait dugaan tindak pidana kekarantinaan kesehatan Rizieq Shihab dipastikan tidak akan siarkan secara live streaming.

Beda dengan sidang beragenda pembacaan dakwaan, eksepsi atau keberatan, dan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang disiarkan secara live streaming lewat akun YouTube PN Jaktim.

Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Alex Adam Faisal mengatakan sidang pemeriksaan saksi yang dimulai pada Senin (12/4/2021) dan Rabu (14/4/2021) tidak lagi disiarkan virtual.

"Karena persidangan sudah memasuki tahap pemeriksaan saksi live streaming ditiadakan dan akan dibuka kembali setelah agenda tuntutan, pembelaan dan putusan," kata Alex saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis (8/4/2021).

Alasannya agar para saksi yang dihadirkan secara bertahap di persidangan tidak mendengar keterangan dan saling berkomunikasi sebelum memberi keterangan di ruang sidang.

Baca juga: KKB Papua Sudah Terjepit TNI-Polri, Ternyata Maish Ada Kelompok Lain yang Tak Kalah Meresahkan

Baca juga: Bikin Baper, Video Adegan Tubuh Ariel NOAH Dipeluk BCL dengan Posisi Tangan Lingkari Leher Beredar

Bila sidang disiarkan secara live streaming dikhawatirkan saksi yang belum dihadirkan berkomunikasi dan sehingga keterangan yang disampaikan tidak jujur sebagaimana mestinya.

Ini mengacu pasal 159 Kitab Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang isinya hakim ketua sidang selanjutnya meneliti apakah samua saksi yang dipanggil telah hadir dan memberi perintah untuk mencegah jangan sampai saksi berhubungan satu dengan yang lain sebelum memberi keterangan di sidang.

Sebagai gantinya Pengadilan Negeri Jakarta Timur memberikan akses ke sejumlah wartawan meliput dari ruang lobby yang sudah disediakan layar tv.

"Rekan-rekan media dipersilahkan untuk meliput melalui TV yang disiarkan di lobby, tapi dibatasi dan bergiliran. Teknisnya nanti diatur oleh petugas dari Pengadilan," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved