Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tata Niaga Lada Bangka Belitung, Ekspor Lada Harus Gunakan IG Muntok White Pepper

Ekspor harus lolos uji mutu standar SNI 1 atau SNI 2 dari Laboratorium Pengujian Balai Pengujian Standar Mutu Barang Disperindag.

Bangkapos.com/Riki Pratama
Direktur Kantor Pemasaran Bersama (KPB), Saparudin 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Direktur Kantor Pemasaran Bersama (KPB) Saparudin, menyampaikan, mengenai tata niaga lada di Bangka Belitung yang mensyaratkan dalam melakukan ekspor harus menggunakan Indikasi Geografis (IG) Muntok White Pepper (MWP).

"Kalau untuk tata niaga lada MWP ini sudah ada peraturan gubernurnya. Mekanismenya setiap perusahaan atau perorangan yang akan mengekspor lada atau antar pulau harus menggunakan IG Muntok White Pepper," kata Saparudin, kepada Bangkapos.com, Kamis (8/4/2021).

Menurutnya, ekspor harus lolos uji mutu standar SNI 1 atau SNI 2 dari Laboratorium Pengujian Balai Pengujian Standar Mutu Barang Disperindag.

"Untuk IG MWP dikeluarkan oleh BP3L, baik pengurusan IG maupun uji laboratorium dilakukan secara online melalui sistem di KPB Kantor Pemasaran Bersama," lanjutnya.

Ia menjelaskan ada 13 perusahaan yang ada di Bangka Belitung yang melakukan ekspor lada. 

"Ada beberapa perusahaan yang terdata oleh kami mengantongi izin IG MWP. Nah, perusahaan yang di luar Babel ini yang akan kami datangi untuk melihat apakah mereka menggunakan lada dari Babel atau lada dari luar diberi logo IG MWP. Kalo lada luar Babel dan dipakai IG MWP, ini menyalahi aturan dalam Undang-undang merk dan IG," tegasnya

Safaruddin, menjelaskan kendala yang di hadapi saat ini walaupun sudah ada IG Lada Putih Babel. Namun, dalam pesyaratan ekspor secara online tidak terdapat IG. 

Makanya, untuk itu, Kantor Pemasaran Bersama (KPB) berharap kementerian terkait bisa memasukan IG dalam persyaratan ekspor tersebut.

"Ini kendala kita, gubernur tidak bisa intervensi, karena ini kebijakan dan aturan dari kementerian terkait. Kita hanya berharap ini IG bisa dimasukan dalam persyaratan ekspor," ujarnya.

Dia, menjelasakan, jika IG masuk dalam ketentuan syarat ekspor, maka akan lebih memantapkan posisi Provinsi Bangka Belitung mengendalikan harga lada.

Halaman
12
Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved