Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ketua DPRD Babel Dukung Gubernur, Dapatkan 14 Persen Saham dan Royalti 10 Persen dari PT Timah

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman saat berhadapan dengan Komisi VII DPR RI meminta Bangka Belitung bisa menerima hak saham 14 persen.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Herman Suhadi 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman saat berhadapan dengan Komisi VII DPR RI meminta Bangka Belitung bisa menerima hak saham 14 persen PT Timah Tbk milik Pemerintah Pusat serta kenaikan royalti timah 10 persen, Rabu (7/4/2021).

Pasalnya, selama 300 tahun atau lebih dari tiga abad, timah Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diambil, tapi yang didapat oleh daerah hanya royalti dari PT Timah hanya sebesar 3 persen.

Keinginan ini didukung dan diharapkan juga oleh Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Herman Suhadi.

"Tentunya seperti ya sampaikan kami sependapat (keinginan gubernur-red) dan lembaga ini sangat berharap kepada pemerintah yang memegang saham 65 persen PT Timah dapat memberikan kontribusi yang lebih baik dari selama ini yang hanya 3 persen, dan kita sepakat diangka 10 persen,"  ungkap Herman saat ditanyakan Bbangkapos.com, Jumat (9/4/2021).

Ia berharap besar pemerintah pusat dapat mengabulkan keinginan ini agar dapat menjadi anggaran dalam hal membangun daerah Bangka Belitung.

"Mohon dengan hormat kepada pemerintah pusat itu dapat memberikan solusi ini, bagaimana pun kita sebagai salah satu provinsi kepulauan di Republik tentunya memerlukan anggaran untuk melakukan kegiatan pembangunan, yang mungkin akan lebih sulit melakukan itu dibandingkan dengan provinsi daratan," kata Herman.

Untuk memperjuangan keinginan pemerintah provinsi ini, DPRD Bangka Belitung akan melakukan upaya dengan menjalin komunikasi antar fraksi partai dalam penyampaian aspirasi ini.

"Insyaallah kami dari lembaga akan melakukan upaya, dengan cara lain mungkin menghubungi fraksi misalnya PDI Perjuangan yang ada di provinsi dan partai Golkar semisalnya menghubungi fraksi yang ada di Pusat, di DPR RI untuk menyampaikan hal yang sama sehingga kita satu suara, legislatif dan eksekutif satu suara dalam hal ini," kata Herman.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita) 

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved