Breaking News:

Berita Otomotif

Permintaan Mobil Meningkat, Ertiga dan XL 7 Jadi Pilihan, PPnBM Ikut Mempengaruhi

 Sejak pajak penjualan barang mewah (PPnBM) resmi dikeluarkan oleh pemerintah, permintaan Mobil Suzuki sangat meningkat dibandingkan sebelumnya

bangkapos.com
Sales Counter PT Jagorawi Motor di Jl Soekarno Hatta saat memperlihatkan mobil Suzuki Ertiga, Jumat (9/4/2021). (Bangkapos.com/Widodo) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --  Sejak pajak penjualan barang mewah (PPnBM) resmi dikeluarkan oleh pemerintah, permintaan Mobil Suzuki sangat meningkat dibandingkan sebelumnya. Kondisi ini juga terjadi di Provinsi Bangka Belitung (Babel), seperti diakui oleh Marketing Support PT Jagorawi Motor, Pompi, Jumat (9/4/2021).

"Peningkatan terjadi pada Suzuki XL 7 dan Suzuki Ertiga, selain pickup, new ignis, karimun wagon E dan New Baleno," kata Pompi saat ditemui Bangkapos.com di tempat kerjanya, siang tadi.

Kata Pompi, perbandingan antara Mobil XL 7 dan Ertiga serta beberapa Suzuki merek mobil lain diakuinya lumayan, karena dua unit mobil tersebut memiliki promo.

Dia mengatakan, mobil Suzuki XL 7 dengan DP mulai Rp16 Juta-an. Sementara Suzuki Ertiga bisa DP 0 persen. Namun, konsumen harus bayar deposit dua bulanan yakni membayar Rp10 juta-an.

"Mumpung masih promo PPnBM dan stok warna masih banyak yang ready menjelang lebaran ini yuk beli sekarang,"  kata Pompi.

Terkait Inden, Pompi menyebutkan tidak terlalu lama, paling lama hanya satu pekan. 

"Kalau inden tidak terlalu lama, palingan satu Minggu. Cuma ada beberapa type tertentu harus menunggu antrian mengingat masa pandemi ini. Untuk produksi di pusat juga terbatas, karena stok mobil suzuki kita ready banyak," katanya.

Saat ditanya di momen puasa hingga menjelang lebaran apakah terjadi peningkatan pembelian mobil baru? Ia mengatakan pasti akan bertambah.

"Iya betul, seperti biasanya setiap menjelang lebaran kebutuhan akan membeli mobil akan naik karena konsumen mau pakai untuk jalan-jalan lebaran. Apalagi dengan adanya PPnBM pasti ada peningkatan," ujar Pompi.

Pompi juga menyebutkan, sejak Bulan Maret tahun ini mulai mengalami peningkatan yang signifikan. 

Terkait jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) di Bulan Maret dirinya kurang tahu karena langsung dari manajemen suzuki dan data tersebut dirahasiakan serta tidak bisa dipublikasi.

SPK merupakan sebuah dokumen yang diberikan kepada customer setelah melunasi booking fee. SPK ini juga menjadi tanda dimulainya customer membayarkan sejumlah tagihan yang telah disepakati.(Bangkapos.com/Widodo)

Penulis: Widodo
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved