Breaking News:

Berita Sungailiat

Program Jumat Sutra, Bupati Bangka Bagikan 55 Paket Sembako

Bupati Bangka Mulkan kembali melaksanakan Program Jumat Sutra atau  Sedekah Untuk Sejahtera dan Mulya sebanyak 55 paket sembako

Bangkapos.com/Edwardi
Bupati Bangka Mulkan kembali melaksanakan Program Jumat Sutra atau Sedekah Untuk Sejahtera dan Mulya sebanyak 55 paket sembako untuk warga Kelurahan Parit Padang Kecamatan Sungailiat di Rumah Makan Pangeran Sungailiat, Jumat (09/04/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Bupati Bangka Mulkan kembali melaksanakan Program Jumat Sutra atau  Sedekah Untuk Sejahtera dan Mulya sebanyak 55 paket sembako untuk warga Kelurahan Parit Padang Kecamatan Sungailiat di Rumah Makan Pangeran Sungailiat, Jumat (09/04/2021).

Camat Sungailiat Ramzi mengatakan kegiatan Program Jumat Sutra ini sudah berjalan dan berlangsung beberapa kali yang merupakan program Kelurahan Parit Padang untuk membantu masyarakat yang terdampak wabah pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah masyarakat merasa terbantu sekali dengan adanya program ini dan merasa sangat diperhatikan, untuk kali ini sebanyak 55 paket berasal dari pak Bupati Bangka, Yamaha dan donasi masyarakat sekitar," kata Ramzi.

Ia mengatakan, keinginan masyarakat agar program ini bisa juga dilaksanakan di kelurahan dan kecamatan lainnya.

"Beras yang dibagikan ini merupakan beras hasil produksi para petani di Kabupaten Bangka, mudah-mudahan ke depan hasil produksi petani ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bangka," harap Ramzi.

Bupati Bangka Mulkan  menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemilik  RM Pangeran yang telah menyediakan tempat untuk kegiatan Jumat Sutera ini.

Selain itu juga kepada pihak Yamaha dan donatur atau stakeholder lainnya yang sudah membantu kegiatan ini, bukan hanya Pemkab Bangka saja.

"Keberadaan rumah makan ini telah memberikan kemudahan bagi tamu-tamu dan wisatawan yang datang ke Kabupaten Bangka untuk mencari tempat makan," kata Mulkan.

Ditambahkannya kondisi wabah pandemi Covid-19 ini sudah berlangsung satu tahun lebih, sehingga masyarakat mengalami hambatan dalam melakukan kegiatan mencari nafkah atau penghasilan, termasuk juga dunia usaha.

"Kondisi saat ini belum normal apalagi hingga saat ini belum semua masyarakat mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 sehingga penularan wabah Covid-19 ini masih terjadi hingga saat ini," imbuh Mulkan.

Diakuinya, pemerintah tidak melarang masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi ataupun kemasyarakatan lainnya, asalkan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan wabah Covid-19 yakni 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Jangan sampai dan hingga hari ini masih terus terjadi penularan wabah Covid-19 ini setiap hari tetapi bukan berarti kita tidak boleh melakukan kegiatan-kegiatan," kata Mulkan.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved