Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Upaya Reklamasi, PT Timah Bakal Lepaskan Anakan Cumi ke Laut

PT Timah akan melakukan restocking cumi sebagai upaya untuk memperkaya populasi cumi bangka yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi

IST
Proses penetesan telor cumi yang nantinya akan direstocking kembali ke laut oleh bekerjasama dengan Yayasan Sayang Babel Kite 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- PT Timah akan melakukan restocking cumi sebagai upaya untuk memperkaya populasi cumi bangka yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi pada tahun 2021 ini

Untuk itu, PT Timah bekerja sama dengan Yayasan Sayang Babel Kite sudah mulai melakukan penetesan telor cumi yang nantinya akan direstocking kembali ke laut yang memenuhi kriteria pelepasan. 

Restocking cumi sejalan dengan reklamasi laut yang telah dilakukan PT Timah yakni penenggelaman artificial reef. 

Baca juga: Hari Ini BKN Buka CPNS 2021 Lewat Sekolah Kedinasan, Cek Syaratnya di Sini

Baca juga: Kabar Terbaru Dukun Ningsih Tinampi, Kini Berada di Turki, Benarkah Tak Buka Praktek Lagi?

Sebagaimana diketahui, fish shelter yang ditenggelamkan PT Timah sudah banyak ditempeli telur cumi. 

Namun, sayangnya telur cumi yang menempel di fish shelter ini kerap dimangsa ikan predator sehingga tidak bisa menetas atau tingkat mortalitasnya tinggi.  

Dosen Kelautan Perikanan Universitas Bangka Belitung, Indra Ambalika Syari mengatakan, saat ini telor cumi sedang ditetaskan di wadah terkontrol yang rencananya akan direstocking pada pekan ini. 

Baca juga: Ada Yang Penasaran Ingin Lihat Makam Tersangka Penembak Laskar FPI Elwira Priadi Zendrato

“Telur cumi dalam bentuk kapsul sudah kita ambil dari laut, sekarang dalam fase penetasan di wadah terkontrol di Sekretariat Yayasan, ada sekitar 300 kapsul yang kemarin kita tetaskan dan kemungkinan nanti akan ada 1000 lebih anakan cumi,” kata Indra dalam rilis diterima bangkapos.com, Jumat (9/4/2021).

Anakan cumi yang sedang ditetaskan ini nantinya akan berukuran sekitar 5-7 mili, saat ini perkembangannya dalam wadah terkontrol juga sudah menunjukkan pertumbuhan.

“Sudah banyak yang menetas, karena memang sekitar 5 harian setelah diangkat dari lain memang sudah menetas. Kemarin kita mengambil hari Jumat, beberapa memang sudah menetas,” ujarnya.  

Menurutnya, anakan cumi ini akan dirilis ke daerah yang tidak ada kawasan tambang, kondisi air yang jernih, tidak dekat dengan terumbu karang, dan tidak banyak bagan. 

“Kalau dekat terumbung karang nanti potensi dimakan ikan predator, makanya kita upayakan jangan dekat dengan terumbu karang, tidak ada TI dan airnya harus jernih agar perkembangannya bagus,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk Anggi Siahaan mengatakan, rencananya anakan cumi ini akan dirilis pada pekan ini di Pesisir Perairan Timur di Pulau Bangka. 

“Sudah proses penetasan saat ini, kita berharap nantinya proses pengkayaan cumi ini dilakukan bisa meningkatkan hasil tangkapan nelayan. Kan kita tahu cumi bangka ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi,” ujarnya.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita 

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved