Breaking News:

FPBNJS Gelar Deklarasi dan Pernyataan Sikap Terkait Program Restrukturisasi Polis PT Jiwasraya

Para pensiunan pun satu persatu menyampaikan aspirasi mereka dan sangat keberatan dengan program dari PT Jiwasraya.

bangkapos.com/widodo
Suasana deklarasi dan pernyataan sikap Forum Pensiunan BUMN RI Nasabah Jiwasraya (FPBNJS) yang diadakan di Resto Puri 56 Pangkalpinang, Sabtu (10/4/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Forum Pensiunan BUMN RI Nasabah Jiwasraya (FPBNJS) menggelar deklarasi dan pernyataan sikap terkait program restrukturisasi polis di Resto Puri 56 Pangkalpinang, Sabtu (10/4/2021).

Penyampaian deklarasi dan pernyataan sikap tersebut dihadiri kurang lebih sebanyak 12 orang pensiunan dari BUMN yang ada di Kota Pangkalpinang.

Para pensiunan pun satu persatu menyampaikan aspirasi mereka dan sangat keberatan dengan program dari PT Jiwasraya.

Diketahui, PT Jiwasraya saat ini sedang gencar melakukan sosialisasi program restrukturisasi polis kepada para pemegang polis anuitas Jiwasraya yang terdiri dari para pensiunan BUMN RI dengan pilihan ikut restrukturisasi dengan menawarkan 3 opsi.

Juru Bicara Forum Pensiunan BUMN RI Nasabah Jiwasraya (FPBNJS) HM Sitepu mengatakan, restrukturisasi dengan tiga opsi itu justru memberatkan pensiunan BUMN.

"Kami sudah menangkap bahwa Jiwasraya ini akan melakukan restrukturisasi. Tentu saja restrukturisasi dengan tiga opsi itu sangat memberatkan pensiunan yang dikelola oleh Jiwasraya," kata HM Sitepu kepada wartawan.

"Ada tiga opsi yang ditawarkan, satu kalau nasabah itu top up, tambah lagi preminya dari mana duitnya. Mungkin ingin membujuk perusahaan BUMN yang nambah. Opsi kedua mungkin dipotong 40 persen sampai 70 persen gaji pensiunan. Kalau hanya dapat Rp250.000 dipotong 40 persen hanya berapa sisanya. Selain itu opsi ketiga jangka waktu yang ditanggung jangka enam tahun saja," lanjutnya.

Sitepu mengatakan, pilihan ikut restrukturisasi dengan 3 opsi semuanya sangat merugikan. Pilihan tidak ikut restrukturisasi berpotensi hilangnya seluruh hak-hak pensiunan.

Dia menambahkan, kerugian besar PT. Jiwasraya sepenuhnya tanggung jawab manajemen, pemerintah, dan otoritas pengawasan, tidak sepatutnya pensiunan BUMN ikut dibebani bertanggung jawab.

"Intinya prihatin dan para pensiunan dari BUMN manapun khawatir," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Widodo
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved