Breaking News:

Kejari Basel Berhasil Selamatkan Uang Negara Sebesar Rp 150 Juta

Kejaksaan Negeri Bangka Selatan berhasil menyelamatkan uang negara dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: M Ismunadi
Ist (Bid. Intelijen Kejari Bangka Selatan)
Tim Penyidik Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, berhasil menyita barang bukti uang senilai Rp 150,000,000,- terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan seragam Linmas dan Atribut Pol PP di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangka Selatan tahun anggaran 2020. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -Kejaksaan Negeri Bangka Selatan melalui penyidik Pidana Khusus (Pidsus), berhasil menyelamatkan uang negara dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pakaian Linmas dan atribut kerja lapangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kabupaten Bangka Selatan tahun anggaran 2020, dengan total Rp 150.000.000,- (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah).

Hal ini merupakan hasil tindakan penyidikan yang dilakukan oleh Tim Penyidik Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bangka Selatan berdasarkan Sprint Penyidikan Nomor : Prin-106/L.9.15/Fd.2/03/2021 tanggal 9 Maret 2021.

Kasi Intelijen Kejari Bangka Selatan, Dody P Purba seizin Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, Mayasari, mengatakan uang hasil sitaan terkait kasus tersebut, dengan jumlah sebesar Rp 150.000.000,- (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah), kemudian dijadikan sebagai barang bukti dalam mengungkap tindak pidana yang terjadi dan menemukan tersangkanya.

Uang barang bukti terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pakaian Linmas dan atribut kerja lapangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kabupaten Bangka Selatan tahun anggaran 2020
Uang barang bukti terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pakaian Linmas dan atribut kerja lapangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kabupaten Bangka Selatan tahun anggaran 2020 (Ist (Bid. Intelijen Kejari Bangka Selatan))

Kemudian, berdasarkan Surat perintah penyitaan nomor : Prin-138/L.9.15/Fd.2/02/2021, uang tersebut selanjutnya disetorkan oleh tim penyidik ke Kas Negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui Bank Mandiri Toboali.

"Uang hasil sitaan ini berasal dari Sdr. Iwan Kurniawan selaku penyedia yang menyerahkan uang sebesar Rp. 115.000.000. (Seratus Lima Belas Juta Rupiah) pada tanggal 19 Maret 2021 dan juga dari Sdr. Paisal Ansori sebesar Rp. 35.000.000. (Tiga Puluh Lima Juta Rupiah) yang diserahkan pada tanggal 9 April 2021," ujarnya,  Jum'at (09/04/2021). (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved