Breaking News:

Polisi Sebut Tak Ada Tanda-tanda Penganiyaan di Tubuh Hendri yang Ditemukan Tak Benyawa di Laut

Polisi dalam pemeriksaa luar tubuh Hendri yang tewas saat pergi mencari ikan dilaut tidak menemukan tanda tanda penganiayaan

ist Polsek Sungailiat 
Anggota Polsek Sungailiat mendatangi Pantai Teluk Uber Sungailiat saat jenazah Hendri tiba Sabtu (10/4/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Polisi memastikan tak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh Hendri yang tewas saat pergi mencari ikan di laut.

Hal Ini disampaikan oleh Kapolsek Sungailliat Iptu Rene Zakharia Sabtu (10/4/2021) malam. 

"Pemeriksan luar oleh anggota kita saat jenazah tiba tidak ditemukan adanya tanda tanda penganiayaan," kata Iptu Rene Zakharia.

Sedangkan untuk memastikan penyebab kematian korban harus dilakukan autopsi menurut Iptu Rene Zakharia. Namun pihak kelurga menolak dan memilih membawa pulang jenazah untuk dikebumikan.

"Harus autopsi untuk mengetahui penyebab kematian tapi keluarga menolak untuk diautopsi dan menerima kejadian tersebut," kata Iptu Rene Zakharia

Hendri (40) warga Tanjung Ratu Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka tewas mengapung dilaut Sabtu (10/4/2021).

Peristiwa tersebut bermula saat Hendri pergi melaut bersama rekannya Antoni Firdaus (28) warga Karya Makmur Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka sekitar pukul 07.00 WIB dari pelabuhan Teluk Uber.

Baca juga: Tercebur ke Laut saat Mencari Ikan, Hendri Ditemukan Tak Bernyawa Mengapung di Air

Keduanya pergi mencari ikan dengan cara menembak. Sekitar pukul 13.00 WIB disekitar perairan Air Kantung Antoni Firdaus tidur di perahu saat bangun pukul 14.00 WIB tidak menemukan rekannya di perahu.

Di perahu hanya ditemukan alat atau senjata menembak ikan milik rekannya tersebut. Antoni Firdaus kemudian mencari keberadaan rekannya dengan melakukan penyisiran disekitar lokasi.

Sekitar 2 mil dari lokasi Antoni Firdaus menemukan rekannya mengapung dalam kondisi sudah tak bernyawa. Selanjutnya Antoni membawa jenazah rekannya tersebut ke Pelabuhan Nelayan Teluk Uber.

Dibantu warga kemudian jenazah dibawah kerumah korban di Tanjung Ratu. Pihak keluarga meminta jenazah untuk di otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. (bangkapos.com/deddy marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved