Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Diberlakukan GeNose, Penjualan Rapid Antigen Turun, Klinik Prodia Beri Potongan Jadi Rp225 Ribu

Harapannya aturan yang jelas, terkait kebutuhan Rapid Antigen ini apakah dihentikan atau gimana selanjutnya, kalo dihentikan per kapan?

Dok/PT Angkasa Pura II
Uji coba GeNose C19 di dua bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Diberlakukannya GeNose di Bandara dan pelabuhan membuat penjualan Rapid Antigen menurun.

Satu di antaranya klinik Prodia Pangkalpinang yang menyediakan Rapid Antigen.

Manager Prodia Cabang Pangkalpinang, Aminulloh mengatakan penjualan Rapid Antigen alami penurunan jauh dibandingkan sebelum diberlakukan GeNose.

"Penjualan Rapid Antigen mengalami penurunan jauh, dibandingkan sebelum diberlakukan GeNose," kata Aminulloh selaku Manager Klinik Prodia Cabang Pangkalpinang, Minggu (11/4/2021).

Aminulloh menyebutkan, saat ini peminat test Rapid Antigen sudah mulai berkurang.

Diakuinya, harga Rapid Antigen di Prodia, sesuai harga ketetapan pemerintah yaitu seharga 275.000. Saat ini untuk mendukung kebutuhan masyarakat untuk perjalanan, pihaknya memberikan potongan kembali menjadi Rp 225.000, bila pendaftaran secara kolektif.

"Saat ini untuk mendukung kebutuhan masyarakat untuk perjalanan, kami berikan potongan kembali, bisa hingga Rp225.000, bila pendaftaran secara kolektif," jelasnya.

Selain dari pemotongan harga, langkah lain dari Prodia yakni memberikan kemudahan bagi pasien untuk kebutuhan perjalanan, pelaporan hasil test Rapid antigen, selain diberikan berupa surat keterangan hasil pemeriksaan.

"Kami juga kerja sama dengan paspor sehat, hasil bisa diupload dan diakses di aplikasi eHAC. Sehingga memudahkan pelanggan diproses selanjutnya. Selain itu, kami juga berikan kemudahan buat pelanggan perusahaan yang membutuhkan pemeriksaan ini secara kolektif. Kami dapat melayani dengan sistem jemput bola, dengan memenuhi syarat syarat yang ditetapkan di antaranya berkaitan dengan pasien safety," ulasnya.

Manager Prodia Cabang Pangkalpinang itu berharap ada aturan jelas terkait kebutuhan Rapid Antigen. Di mana saat ini diberlakukannya GeNose di Bandara.

"Harapannya aturan yang jelas, terkait kebutuhan Rapid Antigen ini apakah dihentikan atau gimana selanjutnya, kalo dihentikan per kapan? Kalau dilanjutkan untuk siapa pemanfaatannya jelas. Jangan sampai kita layanan kesehatan sudah siapkan persediaan banyak, lalu dihentikan mendadak, yang menyebabkan kerugian dibagian kami, pelayanan kesehatan," pintanya.

Dia menegaskan, penyediaan test ini, bukan semata-mata bisnis, melainkan peran dan partisipasi sebagai pelayanan kesehatan dalam upaya bersama menyetop penularan Covid-19.

Manager Prodia itupun menyebutkan, test-test yang berkaitan dengan Covid-19, semua harganya sudah diatur oleh pemerintah.

Bangkapos.com / Widodo (T4)

Penulis: Widodo
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved