Breaking News:

Salah Satunya 'Pedang Bernyanyi' Saladin, Inilah Pedang Paling Mematikan dalam Sejarah

Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kesuksesannya adalah pedang 'bernyanyi' dan kemampuannya yang mematikan untuk

Pinterest
Pedang Saladin 

BANGKAPOS.COM-Jika anda penggemar film perang dan fil-film laga tentu pernah menyaksikan film seri Forged in Fire.

Pisau yang mematikan, kompetisi yang serba tinggi, dan ahli dalam Blacksmithing semuanya menjadi satu; Forged in Fire adalah pertunjukan yang menghidupkan kembali persenjataan bersejarah.

Rupanya karena ledakan film fantasi yang laris, maka hasrat untuk bertempur dengan pedang dan pandai besi pun meningkat.

Dari replika pedang panjang karakter yang dapat dipercaya hingga peralatan yang digunakan dalam koregrafi pertempuran, pedang yang dibuat ini terinspirasi oleh pedang asli dari sejarah.

Berikut ini kisah tiga bilah pedang bersejarah yang memberikan imajinasi berabad-abad kemudian.

Claymore, pedang panjang, dan William Wallace

Pedang Claymore
Pedang Claymore (joan lahoz)

Claymore Skotlandia (diterjemahkan dari bahasa Gaelik Skotlandia berarti 'Pedang Besar') adalah pedang bermata dua yang digunakan dengan dua tangan.

Pedang ini paling umum digunakan selama periode akhir abad pertengahan dan memasuki periode modern awal.

Digunakan untuk perang klan di dataran tinggi, dan pertempuran perbatasan dengan Inggris, pedang claymore adalah variasi terakhir dari pedang panjang tradisional Skotlandia.

Paling sering dikaitkan dengan pejuang kemerdekaan Skotlandia William Wallace, Claymore pertama kali tercatat digunakan pada abad ke-15 meskipun diyakini telah digunakan pertama kali pada tahun 1200-an.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved