Breaking News:

Ramadhan 2021

Aturan Buka Puasa Selama Ramadhan 2021, Kemenag: Paling Banyak 50 Persen dari Kapasitas Ruangan

Meski dibolehkan namun secara umum menganjurkan kegiatan sahur dan buka puasa dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga inti

Editor: Ardhina Trisila Sakti
pexels.com
Aturan Buka Puasa Selama Ramadhan 2021, Kemenag: Paling Banyak 50 Persen dari Kapasitas Ruangan. Foto Ilustrasi buka puasa bersama teman-teman 

BANGKAPOS.COM - Kementerian Agama (Kemenag) mengizinkan pelaksanaan buka puasa bersama selama Ramadhan 2021.

Namun, pelaksanaannya harus mematuhi ketentuan sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 4 Tahun 2021 tentang Perubahan atas SE Nomor 3 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah pada Ramadhan dan Idul Fitri 1422 Hijriah.

Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag), Fuad Nasar mengatakan, dalam hal kegiatan buka puasa bersama tetap bisa dilaksanakan di daerah yang berada dalam kategori zona aman, yakni zona hijau dan zona kuning.

Baca juga: Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja untuk Tamatan SMA, D3 dan S1, Cek Syaratnya

Baca juga: Ingat Munaroh Pacar Mandra di Film Si Doel Anak Sekolahan? 16 Tahun Berlalu Wajahnya Makin Kinclong

Baca juga: Maia Estianty Dua Kali Kena Covid-19, Gejalanya Berbeda Rasakan Tenggorokan Gatal

"Harus mematuhi jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan serta menghindari kerumunan," ujar Fuad saat memberikan paparan secara virtual pada rapat koordinasi penanganan Covid-19 nasional yang ditayangkan YouTube Pusdalops BNPB, pada Minggu (11/4/2021) malam.

"Hal itu pun juga berlaku untuk kegiatan Nuzulul Quran, baik yang dilakukan di dalam maupun di luar gedung," kata Fuad.

Namun, SE secara umum menganjurkan kegiatan sahur dan buka puasa dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga inti.

Selain itu, SE yang sama juga mengatur dibolehkannya pelaksanaan shalat tarawih secara berjemaah di masjid.

Akan tetapi, shalat berjemaah di masjid tersebut hanya boleh dilakukan di daerah yang berstatus zona kuning dan zona hijau.

"Kemenag mengeluarkan ketentuan bahwa ibadah Ramadhan yakni shalat wajib 5 waktu, shalat tarawih, witir, tadarus Alquran dan itikaf hanya boleh dilaksanakan di masjid atau mushala yang berada di zona aman, yakni zona kuning dan zona hijau," ucap Fuad.

Singgung Atta Halilintar, Pernikahan Boy William Tak Tayang di TV Meski Digelar di 3 Kota Besar

Baca juga: Ikatan Cinta Episode 234 Akhirnya Aldebaran dan Andin Pecah Telur Setelah Enam Bulan Menikah

Baca juga: BPKH Buka Banyak Lowongan Kerja Pegawai Tetap untuk Lulusan S1 dan S2

"Adapun, di zona merah dan zona oranye tak diperkenankan. Ini sudah eksplisit disebutkan di dalam SE ya," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved