Breaking News:

Berita Bangka Barat

Ciptakan Kabupaten Bangka Barat Layak Anak, Rozali: Fokus Kesehatan, Pendidikan dan Perekonomian

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat(Babar), Senin (12/4/2021) menggelar rapat persiapan verifikasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan

bangkapos.com
Rapat Pemkab Bangka Barat untuk menciptakan Kabupaten layak anak yang digelar di ruang OR, Senin (12/04/2021). (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat (Babar), Senin (12/4/2021) menggelar rapat persiapan verifikasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Layak Anak.

Asisten II Bidang Perekonomi dan Pembangunan, Kabupaten Bangka Barat, Rozali, Senin (12/4/2021) mengatakan, menjadi target Kabupaten Bangka Barat untuk mendapatkan status madya dalam Kabupaten Layak Anak.

"Bangka Barat sudah di assesmen kita sudah 832,25, kita sudah menyiapkan karena anak merupakan aset negara. Kita persiapkan anak kita dalam Indonesia emas yaitu 100 tahun Indonesia merdeka, pada 2045 kita harus mempersiapkan usia mereka karena mereka harapan kita jadi pemimpin nasional ataupun daerah," ujar Rozali.

Selain itu Pemkab Bangka Barat akan fokus dalam masalah kesehatan, pendidikan dan perekonomian, guna menciptakan Kabupaten Bangka Barat sebagai Kabupaten layak anak.

"Fokus pembangunan perhatian tentunya masalah kesehatan, pendidikan dan perekonomian yang jadi fokus. Pendidikan wajib belajar sudah ada perda 12 tahun wajib belajar," jelasnya.

Untuk fokus dalam masalah kesehatan, Pemkab Bangka Barat akan menekankan untuk mengatasi masalah stunting.

Diketahui, data Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, terdapat lima desa yang memiliki persentase stunting di atas 20 persen.

"Lalu untuk kesehatan kita akan fokus di masalah stunting di Bangka Barat, agar bisa menurun karena ini juga nlmerupaka perhatian kita," katanya.

Sementara itu terkait perekonomian, Pemkab Bangka Barat akan berkerjasama dengan pihak swasta guna bersama membangun Kabupaten Bangka Barat sebagai Kabupaten layak anak.

"Kita tau anak ini mereka perlu menyalurkan minat bakat mereka, punya rasa ingin tahu dan inovasi. Makanya membangun itu ada tiga pilar, pemerintah, swasta dan masyarakat. Pemerintah terbaras anggaran makanya strategis kita kerjasama dengan pihak swasta, seperti BUMN dan perusahaan perkebunan karena di Bangka Barat juga banyak perusahaan perkebunan ini," jelasnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved