Breaking News:

Advertorial

Dosen FSEI dan Mahasiswa HKI IAIN SAS Babel Mengkalibrasi Jam Masjid di Kota Pangkalpinang

IAIN SAS BABEL, Dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam beserta Mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) Institut Agama Islam Negeri

Penulis: iklan bangkapos | Editor: khamelia
IAIN SAS Bangka Belitung
Kalibrasi Jam Masjid di Kota Pangkalpinang oleh Dosen FSEI dan Mahasiswa HKI IAIN SAS Babel (Dok. HKI) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- IAIN SAS BABEL, Dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam beserta Mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung mendatangi masjid-masjid di Kota Pangkalpinang guna mengkalibrasi  Jam-Jam di tempat tersebut.

Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

Dosen Ilmu Falak IAIN SAS BABEL, Furziah, M.H. menyampaikan kegiatan ini sangat penting dilakukan apalagi menyambut bulan Ramadhan 1442 H.

“Masalah waktu bagi umat muslim merupakan hal yang krusial terkait keabsahan Ibadah Sholat dan Puasa. Sampai saat ini belum ada jam yang mampu bertahan akurasi dalam waktu yang lama sehingga semua jam harus dikalibrasi dalam rentang waktu tertentu, standar waktu yang digunakan untuk Kalibrasi (Mencocokan) jam adalah Jam Atom yang terdapat Pada Global Positioning system (GPS) atau pada http://jam.bmkg.go.id ”, terang Furziah.

Dia melanjutkan, dalam melakukan kegiatan ini pihaknya melibatkan 3 Dosen FSEI yakni Tauratiyah, M.H., Ratna Kusumadewi, M.A, dan Muhamad Nurdin, M.S.I, serta Mahasiswa Prodi HKI dengan mendatangi Masjid-Masjid di Kota Pangkalpinang.

Kegiatan ini diawali dengan  koordinasi dan sosialisasi tentang urgensi kalibrasi jam masjid, kemudian dalam pelaksaannya Dosen dan Mahasiswa di bagi dalam beberapa kelompok untuk memudahkannya.

Kegiatan ini disaksikan Langsung oleh Ketua/Pengurus Masjid dan Jamaah Masjid.
Dari hasil penulusuran pihaknya di masjid Jami’, Masjid Al-Huda dan Masjid Baiturrahmah Kota Pangkalpinang, mengenai akurasi jam, Masih terdapat beberapa jam yang selisih (tidak akurat) dengan jam Atom GPS dan http://jam.bmkg.go.id, selisih yang ditemukan pada jam yang diperiksa adalah berkisar 1-4 Menit. 

"Selisih (Tidak Akurat) bisa terjadi karena beberapa faktor, kalau jam manual baterainya lemah, sedangkan untuk jam digital dengan system GPS atau NTP bisa disebabkan karena tidak stabilnya Signal/jaringan Internet, akan tetapi ketika jaringan internet stabil maka secara otomatis akan tersinkronisasi," ujar Furziah

Menurutnya akurasi waktu jam ini bisa dilakukan oleh siapa saja, apalagi sekarang telah dimudahkan oleh handpone dengan koneksi internet untuk mengakses tautannya.

Ia pun berharap masyarakat bisa mengakurasi waktu jam yang ada di rumahnya atau masjid-masjid sesuai dengan GPS atau dengan mengakses http://jam.bmkg.go.id.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved