Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Harga Ayam Sering Naik Jelang Hari Raya, Ketua Asosiasi Pedagang Sarankan Ini ke Pemko Pangkalpinang

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Ratu Tunggal, Kota Pangkalpinang, Yusuf menyarankan Pemerintah Kota Pangkalpinang memiliki peternakan ayam sendiri.

Bangkapos.com/Yuranda
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Ratu Tunggal, Kota Pangkalpinang, Yusuf, berbincang dengan Sekda Kota Pangkalpinang Radmida Dewam, di Pasar Ratu Tungga, Pangkalpinang, Senin (12/4/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Ratu Tunggal, Kota Pangkalpinang, Yusuf menyarankan Pemerintah Kota Pangkalpinang memiliki peternakan ayam sendiri.

Peternakan tersebut, dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangkalpinang, yang bermitra kepada masyarakat, sehingga masyarakat yang berperan semuanya di sana.

"Kita yang jadi suplai pelet, pakannya dan kita juga sebagai suplaier ayam tersebut, sehingga tidak terjadi kenaikan seperti ini," ujar Yusuf, saat berbincang dengan Sekda, Radmida Dewam dan Kepala Disperindag Kota Pangkalpinang, Donal Tampubolon, di Pasat Ratu Tungga, Senin (12/4/2021).

Katanya, saat ini pedagang yang ada di pasar mengambil dari pihak ketiga, sehingga harganya menjadi tinggi. Sedangkan mengambil dari Pihak ketiga Broker (Calo-red), dengan harga Rp26 ribu per ekor.

"Karena kita juga ambil dari broker, karena broken ambil dengan PT (distributor). Dari broker, kami dapat harga Rp 26 ribu, broker ambil ujung seribu dalam per kilogram, biasanya kami ambol dengan harga Rp25 ribu. Sehingga harga sampai kita menjadi tinggi tidak seimbang dengan modal," jelasanya.

Kedatangan Sekertaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dewam, didampingi Kepala Disperindag Kota Pangkalpinang, Donal Tampubolon, bersama unsur terkait, mendatangi Pasar Ratu Tungga, guna mengecek harga ayam di pasar tersebut.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved