Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kapolda Minta Direktorat Lalulintas Tingkatkan Kualitas Keselamatan, 2020 Korban Meninggal Turun

Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, meminta jajaran Direktorat Lalulintas meningkatkan kualitas keselamatan

Bangka Pos / Anthoni Ramli
Kapolda Kepualauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, meminta jajaran Direktorat Lalulintas meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

Membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

Hal tersebut disampaikan Anang, disela menjadi pimpinan gelar pasukan operasi keselamatan Menumbing tahun 2021, di halaman Polda Kepulauan Bangka Belitung, Senin (12/4/2021).

" Tugas tersebut merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh Polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah. dan solusinya diterima serta dijalankan oleh semua pihak," ujar Anang.

Anang berharap, jajaran Direktorat lalulintas, mampu mempersiapkan langkah–langkah antisipasi. Baik secara taktis dan teknis maupun strategis agar dapat merubah mindset masyarakat menjadi sadar dan taat kepada peraturan Lalu lintas.

Mampu menciptakan Kamseltibcarlantas sehingga potensi pelanggaran, kemacetan serta kecelakaan lalu lintas yang terjadi dapat diminimalisir.

"Hal ini kita lakukan untuk mendukung program Prioritas Kapolri yang Presisi yaitu prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan," ujarnya.

Anang menjabarkan, pelanggaran lalu lintas berupa tilang di Bangka Belitung tahun 2019 sejumlah 33.860 kasus.

Dan ada tahun 2020 sejumlah 21.873 kasus atau ada penurunan trend (-35%). teguran tahun 2019 sejumlah 7.640 pelanggaran dan pada tahun 2020 sejumlah 10.758 pelanggaran atau ada kenaikan trend (41%).

Sementara jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2019 sejumlah 370 kejadian dan pada tahun 2020 sejumlah 292 kejadian atau ada penurunan trend (-21%).

Korban meninggal dunia tahun 2019 sejumlah 200 orang dan pada tahun 2020 sejumlah 127 orang atau ada penurunan trend (-37%). Korban luka berat tahun 2019 sejumlah 208 orang dan pada tahun 2020 sejumlah 171 orang atau ada penurunan trend (-18%).

" Dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut kita tidak bisa berdiam diri, bahkan kita wajib melakukan berbagai upaya untuk menciptakan Pemerintah yang bertanggungjawab dalam membina dan memelihara Kamseltibcarlantas," pungkasnya.

(Bangka Pos / Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved