Breaking News:

Info Kesehatan

Sakit, Begini Pedoman Minum Obat Saat Puasa, Serta Obat yang Tidak Membatalkan Puasa

Sakit, Begini Pedoman Minum Obat Saat Puasa, Bisa Diganti dengan Cara Seperti Ini

Editor: M Zulkodri
Shutterstock
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM –-Tak sedikit orang menderita sakit saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Beberapa dari mereka bahkan harus mengonsumsi obat demi kesembuhan.

Bagi yang ingin atau diperbolehkan dokter untuk tetap berpuasa, konsumsi obat ini tentu harus disesuaikan dengan aturan puasa.

Seperti diketahui, saat puasa, kita diperintahkan untuk menahan nafsu makan dan minum selama kurang lebih 14 jam per hari.

Alhasil, konsumsi obat ini hanya bisa dilakukan dalam rentang waktu 10 jam pada waktu buka puasa hingga sahur dini hari.

Oleh karena itu, penting bagi siapa saja yang memerlukan obat untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter atau apoteker mengenai aturan minum obat selama puasa.

Namun, secara garis besar, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sendiri telah memberikan panduan mengenai cara penggunaan obat pada saat puasa tersebut.

Cara minum obat saat puasa

Melansir laman resmi Direktorat Jenderal (Ditjen) Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kemenkes,  penggunaan obat saat puasa mungkin bisa diganti dari obat minum (oral) menjadi obat dengan rute lain.

Misalnya saja, rute obat minum dapat diganti dengan transdermal (melalui kulit), vaginal, per rektal atau tetes mata dan tetes telinga.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved