Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Surat Edaran Larangan Mudik dan Cuti Bagi ASN, Nekat Mudik Siap-siap Kena Sanksi

Pemerintah telah mengeluarkan aturan larangan mudik bagi ASN pada periode 6-17 Mei 2021.

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah telah mengeluarkan aturan larangan mudik bagi ASN pada periode 6-17 Mei 2021.

Pada periode tersebut Aparatur Sipil Negara (ASN) juga dilarang melakukan perjalanan ke luar daerah ataupun cuti. 

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo Nomor 08 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Ke Luar Daerah atau Mudik atau Cuti bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

SE larangan mudik 2021 ini diterbitkan sebagai tindak lanjut dari larangan mudik yang telah ditetapkan pemerintah, dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang berpotensi meningkat dikarenakan perjalanan orang dalam masa pandemi.

Dengan demikian hal tersebut juga sudah dibuatkan SE oleh pemerintah Kota Pangkalpinang untuk semua ASN agar mematuhi peraturan pusat.

Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dewam mengatakan, pemerintah kota juga akan mengikuti aturan yangbsudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Tadi sudah saya buatkan surat edarannya dan sudah saya tanda tangani tinggal menunggu tanda tangan pak Wali Kota. Kita juga ada larangan mudik khususnya ASN dan untuk cuti juga begitu pada tanggal tersebut juga dilarang, kecuali ada urusan dinas penting dan itupun harus izin kepala daerah," kata Radmida kepada Bangkapos.com, Senin (12/4/2021).

Radmida pun mengimbau agar semua ASN dijajaran pemerintah Kota Pangkalpinang agar dapat mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

"Kita akan berusaha mematuhi aturan itu semua, kecuali ada kegiatan yang sangat mendesak, dan yang melanggar juga sama akan kita kenakan sanksi sama seperti pusat juga yang sudah diatur," tegasnya.

Menurutnya, pemerintah mengeluarkan aturan larangan mudik bagi ASN pada periode 6-17 Mei 2021 ini guna membatasi penyebaran covid-19.

"Sedangkan, pengecualian bagi ASN yang ingin mengambil cuti diberikan dengan alasan sakit, melahirkan, atau alasan mendesak lainnya. Kalau untuk kebaikan kita bersama guna kasus ini tidak lagi menyebar kenapa tidak kita lakukan," bebernya.

"ASN yang terbukti melanggar (mudik) akan dikenai sanksi disiplin sesuai PP No. 53/2010 tentang Disiplin PNS dan PP No. 49/2018 tentang Manajemen PPPK," tambahnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved