Breaking News:

Ramadhan 2021

Bulan Ramadhan Adalah Bulan untuk Membakar Sampah Kehidupan yang Tidak Baik

Makna Ramadhan menurut Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Abdul Rohim adalah panas dan membakar, untuk membersihkan sampah kehidupan kita.

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Makna Ramadhan menurut Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Abdul Rohim adalah panas dan membakar.

Abdul Rohim menyebut dalam konteks kehidupan, hidup yang kita jalanani ini penuh dengan berbagai pola hidup yang kadang tidak sehat.

Rohim sapaan akrab Abdul Rohim mencontoh seperti halaman rumah yang penuh dengan sampah, setiap hari disapu dan dibersihkan sampah-sampahnya.

Jika sampah di halaman rumah tersebut tidak dibersihkan maka akan menimbulkan masalah seperti virus, bakteri, akan berkumpul pada sampah tersebut.

Namun menurutnya, orang yang bijak akan mengambil sampah yang masih bisa didaur ulang.

Seperti sampah pelastik diberikan kepada yang masih membutuhkan, dan sampah daun-daunan bisa dikumpulakan lalu ditimbun kemudian digali kembali bisa menjadi kompos untuk kesuburan tanaman-tanaman lainnya.

"Tapi ada betul sampah yang tidak bisa didaur ulang, tidak bisa lagi dimanfaatkan maka sampah itu harus dibakar, sampah itu harus dimusnahkan.

Karena kalau dibiarkan sampah itu akan menjadi beban dan sumber penyakit lalu merusak roda kehidupan kita," ungkap Abdul Rohim kepada Bangkapos.com saat ditemui di kantornya.

Dengan demikian, begitu juga dengan bulan ramadhan yang datang dalam kehidupan, guna membersihkan diri dari sampah-sampah yang tidak bisa didaur ulang.

"Betapa banyak kejahatan dosa dan kesalahan yang kita buat, yang belum sempat kita minta maaf dan belum lagi dosa-dosa pribadi kita dengan Allah SWT terkait perintah dan larangannya.

Maka ramadhan ini memberikan jalan bagi kita menghabiskan dosa-dosa atau sampah-sampah yang tidak ada manfaat dan justru membebankan kehidupan kita," jelasnya.

Kata Rohim, barang siapa yang berpuasa penuh dengan ketulusan dan keikhlasan akan diampuni oleh Allah dosa-dosanya, sebagaimana seperti bayi yang baru lahir.

"Oleh karena itu jalani ramadhan dengan sebaik-baiknya, jalani dengan setulusnya jangan lagi tambah sampah dalam kehidupan kita tetaapi musnahkanlah agar perjalanan hidup kita lebih ringan, agar perjalanan kita menuju Allah jauh lebih mudah, karena beban dan masa lalu sudah dibakar atau sudah dihapuskan Allah pada bulan ramadhan, InsyaAllah," ujarnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved