Breaking News:

Berita Pangaklpinang

Harga Ayam Naik, Izan Cuma Untung Sedikit

Harga ayam di Pangkalpinang mengalami kenaikan. Satu di antara pedagang ayam yang mengeluhkan naiknya harga daging ayam yakni Izan (32).

Penulis: Widodo | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Pedagang Dagimg Ayam di Pangkalpinang. (Bangkapos.com/Widodo) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Harga ayam di Pangkalpinang mengalami kenaikan. Satu di antara pedagang ayam yang mengeluhkan naiknya harga daging ayam yakni Izan (32).

Menurut Izan, naiknya harga ayam sudah terjadi dua hari yang lalu. Di mana harga ayam yang mereka jual masih berkisar dari Rp33.000 sampai Rp35.000 pada saat itu.

Saat ini, Selasa (13/4/2021) harga daging ayam mencapai Rp38.000 per kilogram.

Nyatanya dengan harga tersebut membuat para pembelipun mengeluh sehingga Izan rela jual ayam Rp35.000 per kilogram.

"Kalau sudah mulai menjelang siang ini tidak apa-apalah jualnya Rp35.000 per kilogram, kalau pagi tadi masih Rp38.000 per kilogram," ujar Izan saat ditemui Bangkapos.com sekira pukul 10.00 WIB.

Harga ayam yang ia jual Rp35.000 itu diakuinya, hanya mendapatkan keuntungan sedikit yakni Rp2.000 per kilogram.

"Ambil untungnya hanya Rp2.000 per kilogram. Modal beli ayam juga mahal Rp33.000 per kilogram," ungkap Izan.

Saat ditanya sebab naiknya harga ayam dirinya juga tidak tahu apa-apa.

"Kalau soal naik harga ayam kami pedagang juga tidak tau apa-apa, mungkin permainan orang-orang di atas kami para PT selaku distributor yang ambil dari peternak ayam," katanya.

Izan mengatakan, diperkirakan minggu-minggu ini harga ayam bisa bertahan di harga Rp35.000-38.000, tetapi kalau satu Minggu sebelum lebaran biasanya naik.

Sementara, pembeli daging ayam di pasar pagi Pangkalpinang, Sulas (41) mengungkapkan akibat harga daging ayam yang melambung tinggi dirinya hanya membeli 1 kilogram.

"Harga ayam sekarang tambah mahal, bukanmya turun tapi justru naik. Saya beli hanya 1 kilogram tadi harganya masih Rp38.000 per kilogram," kata Sulas.

Dirinya berharap ada kebijakan dari pemerintah  dan pihak terkait untuk menstabilkan harga daging ayam yang cukup mahal. (Bangkapos.com/Widodo)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved