Breaking News:

Ramadhan 2021

Keistimewaan Berpuasa, Iman Sebagai Kunci Beribadah di Bulan Ramadhan

Puasa di bulan ramadhan adalah ibadah yang sifatnya wajib dilakukan oleh setiap muslim yang beriman kepada Allah.

Dok/Ustaz Kurnia
Ustaz H Muhammad Kurnia, Lc., MA,Ketua Alumni Al Azhar Mesir, Bangka Belitung sekaligus Penceramah dan Dosen 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Puasa di bulan ramadhan adalah ibadah yang sifatnya wajib dilakukan oleh setiap muslim yang beriman kepada Allah.

Ketua Alumni Al Azhar Mesir, Bangka Belitung sekaligus Penceramah dan Dosen Hukum Islam Universitas Terbuka, Ustaz H Muhammad Kurnia, Lc, MA mengatakan menjalankan ibadah puasa tentu banyak keistimewaan yang ada di dalamnya termasuk ganjaran pahalanya di sisi Allah SWT.

"Bersyukur apabila Allah berikan nikmat iman kepada kita karena iman adalah modal utama untuk bisa menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Dengan iman pula kita akan memiliki perisai untuk lebih baik dalam beribadah di bulan Ramadhan.

Andai iman kita tipis, lemah, atau bahkan hilang maka sangat sulit untuk menunaikan ibadah puasa sebab akan mudah tergoda dengan bujuk rayu iblis dan setan," ujar Ustaz Kurnia, Selasa (13/4/2021).

Setiap orang yang menunaikan ibadah puasa akan mendapatkan ganjaran pahala di sisi Allah dengan berbeda-beda tergantung kualitas puasanya, dan sesuai janji Allah bahwa ibadah puasa ini akan langsung dibalas oleh Allah pahalanya.

Rasulullah shalahualaihi wasallam pernah bersabda yang artinya:

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman: “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari No. 1904, 5927 dan Muslim No. 1151)

Bahkan betapa istimewanya ibadah puasa ini maka atas izin Allah Ta'ala kelak di akhirat akan dapat memberikan syafaat bagi orang yang mengerjakannya.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda;

ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡُ ﻭَﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ ﻳَﺸْﻔَﻌَﺎﻥِ ﻟِﻠْﻌَﺒْﺪِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ، ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡُ : ﺃَﻱْ ﺭَﺏِّ، ﻣَﻨَﻌْﺘُﻪُ ﺍﻟﻄَّﻌَﺎﻡَ ﻭَﺍﻟﺸَّﻬَﻮَﺍﺕِ ﺑِﺎﻟﻨَّﻬَﺎﺭِ، ﻓَﺸَﻔِّﻌْﻨِﻲ ﻓِﻴﻪِ، ﻭَﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ : ﻣَﻨَﻌْﺘُﻪُ ﺍﻟﻨَّﻮْﻡَ ﺑِﺎﻟﻠَّﻴْﻞِ، ﻓَﺸَﻔِّﻌْﻨِﻲ ﻓِﻴﻪِ، ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﻴُﺸَﻔَّﻌَﺎﻥِ

“Amalan puasa dan membaca Al-Qur’an akan memberi syafa’at bagi seorang hamba di hari kiamat. Puasa berkata: Wahai Rabb, aku telah menahannya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya. Dan Al-Qur’an berkata: Aku menahannya dari tidur di waktu malam, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya, maka keduanya pun diizinkan memberi syafa’at.” [HR. Ahmad, Shahih At-Targhib: 1429] .

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita.

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved