Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Pengaruh Miras, Pemuda Dusun Airniur Desa Perlang Cekcok hingga Terjadi Penganiayaan

Berawal dari cekcok mulut, kedua pemuda Dusun Airniur, Desa Perlang bertengkar hingga melakukan aksi tebas parang

(istimewa /Polsek Lubuk Besar).
Foto barang bukti dan bukti luka yang terjadi pada korban Kev (23) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Berawal dari cekcok mulut, kedua pemuda Dusun Airniur, Desa Perlang bertengkar hingga melakukan aksi tebas parang yang mengakibatkan bagian tubuh Kev (23) mengalami luka di sekujur tubuh yang dilakukan tersangka Sub (23) pada Jumat  (09/04/2021) malam.

Kapolsek Lubuk Besar, Ipda Hafiz Febrandani STrK seizin Kapolres Bateng AKBP Slamet Ady Purnomo SIK SH MH membenarkan adanya kejadian penganiayaan oleh pelaku Sub terhadap Kev tersebut.

Hingga saat ini kasus tersebut sudah ditangani Polsek Lubuk Besar, dengan mengamankan tersangka beserta barang buktinya.

"Ya, memang benar ada. Pelaku penganiayaan adalah Sub warga Desa Perlang. Sementara korbannya, adalah Kevin juga warga Desa Perlang," kata Ipda Hafiz, Selasa (13/4/2021).

Ia mengatakan, pasca kejadian penganiayaan pada Jumat (09/04/2021) malam, pihak korban melaporkan kejadian ke Mapolsek Lubuk Besar yang menindaklanjuti tindak pidana penganiayaan tersebut dengan laporan polisi nomor : LP/B-160/IV/2021/BABEL/SPKT/RES BATENG/SEK LUBUK BESAR, tertangggal 10 April 2021.

"Pasca kejadian, kami langsung melakukan olah TKP di Dusun Airniur, Desa Perlang, kemudian membuat laporan, hingga mengamankan pelaku berikut barang bukti mulai dari pakaian korban, hingga sebilah parang yang digunakan pelaku saat menganiaya korban di bawah pengaruh miras," jelas Ipda Hafiz.

Akibat kejadian tersebut ia mengungkapkan, korban Kev (23) mengalami luka bacok di bagian kepala, dagu, tangan dan pinggang. 

"Pasca kejadian ini, pelaku Sub berhasil diamankan petugas dan saat ini menjalani pemeriksaan intensif. Sementara ini, pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan," ungkap Ipda Hafiz.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula saat Kev dan Sub warga Desa Perlang petang itu bermain di area biliar di Desa Terubus, Kecamatan Lubuk Besar. Tak lama berselang, keduanya berselisih faham hingga terjadilah cekcok mulut hingga meninggalkan area biliar yang kemudian melanjutkan pertengkaran di depan perkuburan di Desa Terubus. Namun aksi  keduanya ini sempat dilerai warga, sehingga keduanya pulang ke rumah masing-masing.

Kendati masih terbawa emosi dan dugaan di bawah pengaruh miras itu, pelaku Sub (23) sesampainya di rumah langsung mengambil sebilah parang, kemudian pergi menuju kediamannya Kev (23) di Dusun Airniur, Desa Perlang. Karena korban belum pulang, pelaku memutuskan untuk menunggu di lokasi kejadian tepatnya di rumahnya.

Tak lama berselang, Kedatangan korban sekitar pukul 19.00 WIB, langsung disambut pelaku dengan ayunan parang ke arah kepala, dagu, tangan dan pinggang.

Berlumuran darah, korban sempat mengadakan perlawanan dan dapat merebut parang yang dipegang pelaku hingga langsung mengejar pelaku, namun pelaku langsung kabur  meninggalkan tempat kejadian.

Pasca kejadian tersebut, korban langsung dibawa ke RSUD Bangka Tengah untuk diberikan pengobatan. Hingga pada Sabtu (10/04/2021), pihak korban memutuskan untuk melaporkan tindak penganiayaan tersebut ke Mapolsek Lubuk Besar yang langsung mengamankan pelaku Sub, beserta barang bukti sebilah parang yang dipergunakan saat kejadian.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Penulis: Sela Agustika
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved