Breaking News:

Berita Sungailiat

RSUD Depati Bahrin Sungailiat Luncurkan Paket Harumi untuk Ibu Hamil

Menjelang peringatan Hari Kartini tahun 2021, RSUD Depati Bahrin Sungailiat memberikan inovasi pelayanan, khususnya bagi para ibu hamil. 

Dok/RSUD Depati Bahrin
Peluncuran program Paket HARUMI di Aula Pertemuan RSUD Depati Bahrin, Senin (12/04/2021) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Menjelang peringatan Hari Kartini tahun 2021, RSUD Depati Bahrin Sungailiat memberikan inovasi pelayanan, khususnya bagi para ibu hamil

Inovasi tersebut, yaitu Paket Herbal dan Perawatan untuk Mama Inspiratif atau Paket HARUMI.

Paket HARUMI merupakan terapi komplementer yang diberikan kepada ibu hamil hingga fase melahirkan dan nifas. 

Paket tersebut diberikan secara gratis bagi ibu hamil yang melakukan pemeriksaan Ante Natal Care (ANC) di RSUD Depati Bahrin.

Direktur RSUD Depati Bahrin, dr Yogi Yamani menyampaikan program terapi komplementer bagi ibu hamil sangat penting, terutama untuk memberikan proses kehamilan hingga persalinan yang nyaman sehingga tidak ada rasa trauma ke depannya.

"Banyak manfaat dengan mengikuti Paket HARUMI ini. Salah satunya memberikan rasa aman dan nyaman selama masa kehamilan hingga edukasi terkait proses proses kehamilan," kata Yogi Yamani saat peluncuran program Paket HARUMI di Aula Pertemuan RSUD Depati Bahrin, Senin (12/04/2021).

Peluncuran program Paket HARUMI di Aula Pertemuan RSUD Depati Bahrin, Senin (12/04/2021)
Peluncuran program Paket HARUMI di Aula Pertemuan RSUD Depati Bahrin, Senin (12/04/2021) (Dok/RSUD Depati Bahrin)

Setiap peserta yang mengikuti program nantinya akan dilakukan pertemuan satu kali dalam seminggu secara rutin.

Sejumlah pelatihan akan diberikan diantaranya latihan napas, olah tubuh, terapi pijat serta manajemen nyeri persalinan. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan rutin kehamilan di Poliklinik Obgyn RSUD Depati Bahrin.

Diungkapkannya Paket HARUMI terdiri dari 4 kelompok berdasarkan fase kehamilan. Kelompok satu yaitu awal kehamilan hingga 12 minggu, kelompok kedua usia 13 hingga 28 minggu kehamilan, kelompok ketiga usia 29 hingga 42 minggu kehamilan serta kelompok keempat yaitu bagi ibu bersalin dan nifas.

Dengan adanya inovasi pelayanan ini, Yogi mengharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat terutama bagi ibu hamil, sehingga dapat mengoptimalkan derajat kesehatan ibu dan bayi yang meliputi kehidupan jasmani, mental, sosial, serta spiritual.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved