Breaking News:

Gadis Belia Dinodai 3 Remaja di Kamar Kos, Pelaku Pegang Kaki dan Tangan Korban Lalu Lakukan Ini

Meski berhasil kabur, namun dia terlanjur dinodai dua pria dan meninggalkan trauma seumur hidupnya.

Kompas.com/Laksono Hari Wiwoho
Ilustrasi pemerkosaan 

Di Palopo, Sulawesi Selatan, kekuatan batin antara ibu dan anak memang begitu kuat

hingga bisa membongkar kasus pencabulan yang selama ini dialami sang anak.

Ketika sang anak tak berani berbicara, maka mimpi ibunda menjelaskan semuanya.

Sudah beberapa hari ini L (40) merasakan mimpi buruk di tiap tidurnya.

Mimpi yang dimaksud yakni ketika L mimpi bahwa anaknya digauli oleh seseorang.

Tak hanya sekali, dia menyebut sampai tiga kali berturut-turut mengalami mimpi tersebut.

“Saya selalu mimpi melihat anak saya digauli oleh seseorang, mimpi yang ketiga kalinya

ditambah firasat buruk," kata dia dikutip TribunJakarta.con, Kamis (8/4/2021).

Mulai gelisah, L kemudian menanyakan apa yang didapatnya via mimpi kepada sang anak.

"Baru saya coba tanyakan langsung kepada anak saya,” tutur dia.

Saat mempertanyakan langsung ke anaknya, L sontak kaget.

Sang anak mengaku memang pernah dicabuli oleh pelaku berinisial MA yang ironisnya masih berusia 14 tahun.

Kepada L, sang anak yang baru berusia lima tahun ini mengaku sudah empat kali dicabuli oleh pelaku.

Setelah mendengar cerita anaknya, L murka dan langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolres Palopo.

Satuan Reskrim Polres Palopo menangkap MA.

Ia ditangkap setelah dilaporkan melakukan tindakan dugaan asusila terhadap bocah lima tahun.

Ia dilaporkan oleh orangtua korban yakni L (40).

Kasubag Humas Polres Palopo, AKP Edi Sulistyono mengatakan, kejadian itu sudah ditangani Unit PPA Polres Palopo.

Edy menjelaskan kronologi kejadian terjadi beberapa hari lalu sekira 09.00 Wita.

Saat itu korban sedang bermain tidak jauh dari sebuah pondok kosong di Kelurahan Purangi, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo.

"Kemudian datang terlapor mengajak korban untuk bermain ke sebuah pondok kosong tidak jauh dari tempat korban," sebut dia.

Pelaku sambil menggandeng tangan korban masuk ke dalam pondok tersebut dan menutup pintu.

"Kemudian ketika berada di dalam pondok pelaku mengajak korban berbuat mesum," jelasnya.

Korban sempat menolak, namun pelaku membujuknya dengan janji akan memberikan jeruk.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku disebut telah melakukan hal yang sama sebanyak empat kali di lokasi yang sama.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Tendang Pelaku usai Ditindih, Perjuangan Remaja 17 Tahun Lolos Pencabulan 3 Pria Baru Dikenalnya

Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved