Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Keterbatasan Anggaran, Proyek Pelabuhan Pendaratan Ikan Muara Sungai Baturusa Tak Semuanya Dibangun

Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, telah melakukan sosialisasi dengan para pelaku usaha rencana

Diskominfo Babel
Gubernur Erzaldi didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Babel, Dasminto saat memenuhi undangan dari PT Unggul Cipta Teknologi (UCT) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, telah melakukan sosialisasi dengan para pelaku usaha rencana pengembangan kawasan pelabuhan perikanan pantai muara Sungai Baturusa, Selasa (23/3/2021) lalu.

Anggaran, pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Muara Sungai Baturusa, Ketapang Pangkalpinang, berasal dari pinjaman Pemprov Babel ke perusahaan BUMN PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) nilainya Rp33 miliar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, Dasminto, mengatakan gubernur selalu mentau progres beberapa proyek pembangunan termasuk pelabuhan perikanan pantai TPI Muara Sungai Batu Rusa.

"Dengan anggaran yang tersedia tadi kita sepakat dengan pak gubernur bahwa tidak  semuanya dapat dibangun tahun ini. Apa yang kita inginkan semua, hanya bangunan utama untuk pelaku usaha perikanan, jadi akan mengutamakan gedung TPI tempat pemasaran ikan dahulu,"ujar Dasminto kepada wartawan, Rabu (14/4/2021).

Dia mengatakan para pelaku usaha dapat memanfaatkan gedung utama TPI nantinya, karena melihat kondisi saat ini yang sudah rusak berat.

"Nanti dibangunkan TPI yang baru bangunanya jauh berbeda lebih indah dan luas, Anggaran rencana Rp 33,96 milyar itu untuk pembanguann gedung TPI, termasuk kios pedagang ikak, instalasi air limbah dan jalan. Jadi tidak semua karena keterbatasan anggaran," ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan lainya, berupa icon pelabuhan seperti atap TPI menyerupai ikan pari dan gedung untuk pelaku UMKM harus tertunda pelaksananya

"Jadi hanya bangun intinya TPI dan bangunan pendukung lainya terkait pemanfaat bangunan utama sekrang sudha mulai penyusunan DED, dilihat konsultan dalam waktu dekat bisa selesai semuanya, kemudian melakukan lelang kegiatan, pembangunan fisiknya segera dilakukan setelah lelang,"katanya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved