Breaking News:

Ramdhan 2021

Penjelasan Ustadz Abdul Somad Tentang Sejarah Perbedaan Jumlah Rakaat Sholat Tarawih

Penjelasan Ustadz Abdul Somad Tentang Sejarah Perbedaan Jumlah Rakaat Sholat Tarawih

Kompas.com
Penjelasan Ustadz Abdul Somad Tentang Perbedaan Jumlah Rakaat Sholat Tarawih 

BANGKAPOS.COM---Menyambut bulan suci Ramadan 1442 H Umat Islam seluruh dunia tentunya berlomba-lomba meningkatkan ibadahnya.

Sejumlah amalan sunah satu di antaranya adalah melaksanakan Salat Tarawih.

Mulanya pemahaman akan adanya shalat tarawih di bulan Ramadhan ini adalah bentuk riil dari hadits Nabi:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa bangun (salat malam) di bulan Ramadhan dengan iman dan ihtisab, maka diampuni baginya dosa-dosa yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Istilah tarawih sendiri belum ada pada masa Nabi.

Nabi hanya mencontohkan salat malam yang beliau lakukan selama Ramadhan.

Baru belakangan di masa Khalifah Umar bin Khattab, salat di malam hari Ramadhan ini disebut tarawih, dan mulai diselenggarakan secara berjamaah.

Dalam sebuah hadits riwayat Imam Muslim, disebutkan Nabi shalat di masjid Nabawi pada suatu malam Ramadhan.

Masjid At-Taqwa Semabung Baru Kota Pangkalpinang menggelar sahalat tarawih pertama, Senin (12/4/2021) malam.
Masjid At-Taqwa Semabung Baru Kota Pangkalpinang menggelar sahalat tarawih pertama, Senin (12/4/2021) malam. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Para sahabat yang tahu lantas mengikutinya. Seiring waktu semakin banyak yang mengikuti aktivitas Nabi ini.

Halaman
123
Penulis: M Zulkodri (CC)
Editor: M Zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved