Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Polisi Minta Tidak Nyalakan Petasan Selama Ramadhan, Ada Sanksi Hukum yang Sudah Disiapkan

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra mengimbau warga Pangkalpinang tidak menyalakan petasan atau kembang api, di bulan suci Ramadhan.

bangkapos.com
AKP Adi Putra Kasat REskri Polres Pangkalpinang. (Bangkapos.com/Yuranda) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Satuan Reserse Kriminal, (Kasat Reskrim) Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra mengimbau warga Pangkalpinang untuk tidak menyalakan petasan atau kembang api, di bulan suci Ramadhan.

Hal tersebut dikarenakan suara dentuman keras petasan itu dapat mengganggu ketenangan masyarakat dalam beribadah.

"Akibat dentumannya tersebut, dapat mengganggu masyarakat yang sedang beribadah di bulan suci ramadhan. Kegiatan ini agar segera dihentikan," kata AKP Adi Putra, Rabu (14/4/2021)

Peringatan ini, pihaknya lakukan guna menjaga kamtibmas agar tetap kondusif, aman dan nyaman. Adi menegaskan, bila masih ada masyarakat yang membandel.

Maka akan pihaknya, akan lakukan penegakan hukum berikut penjual eceran dan agen penjual kembang api tersebut.

"Iya, kami tindak tegas, kalau tidak bisa mendengar imbauan ini. Intelkam dan Reskrim, dan jajaran Polsek sudah kami koordinasikan untuk lakukan lidik, secara serius," tegasnya.

Menurutnya, menangapi hal ini, jajaran Sat Reskrim, tidak segan segan untuk lakukan tindakan tegas. Terhadap pelaku yang sudah membuat resah dan menganggu ketertiban dan ketenangan di masyarakat.

"Masyarakat dapat memberikan informasi kepada kami melalui Call siaga, Sat Reskrim Polres Pangkalpinang ke nomor 08127173134, untuk melaporkan tidak kejahatan dan menyimpan lainnya," imbaunya.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved