Breaking News:

Berita Sungailiat

TI Rajuk di Teluk Kelabat Beraksi Malam Hari, Tim Gabungan Amankan Satu Ponton dan Lima Penambang

Aksi penambangan pasir timah kucing-kucingan dengan aparat dilakukan penambang ilegal di Kawasan Perairan Teluk Kelabat

Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Tim Gabungan dari Sat Reskrim Polres Bangka dan Polsek Belinyu saat mendatangi kawasan Teluk Kelabat dan mengamankan penambang timah ilegal jenis TI Rajuk Rabu (14/4/2021) dinihari. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Aksi penambangan pasir timah kucing-kucingan dengan aparat dilakukan penambang ilegal di Kawasan Perairan Teluk Kelabat, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.

Untuk menghindari petugas, para penambang beraksi di malam hingga dinihari.

Tim gabungan dari Polres Bangka dan Polsek Belinyu Rabu (14/4/2021) mendatangi kawasan tersebut dan mengamankannya lima pekerja beserta 1 unit TI rajuk.

"Mengingat keterbatasan peralatan kita hanya mampu mengamankan dan menarik satu unit TI Rajuk berserta lima orang pekerjanya. Sedangkan penambang lain kita peringatkan untuk tidak tidak beroperasi dikawasan Teluk Kelabat dan membongkar peralatannya," kata Kasat Reskrim Polres Bangka AKP Dedy Setiawan melalui Kanit Tipidter Ipda Dana

Pekan lalu dilakukan penertiban aktivitas penambangan pasir timah ilegal menggunakan TI apung dan TI rajuk di Kawasan Perairan Teluk Kelabat Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

Penertiban oleh Tim Gabungan Polda Kepulauan Bangka Belitung, Polres Bangka dan Polsek Belinyu membuat para penambang ilegal ketakutan dan memindahkan peralatan mereka.

Kawasan Teluk Kelabat dan sekitarnya pun sempat bersih dari aktivitas penambang.

Namun berdasarkan informasi dari masyarakat diketahui penambang ilegal beraktivitas dengan sembunyi sembunyi dengan waktu malam hingga dinihari guna menghindari polisi.

Rabu (14/4/2021) dinihari menindaklanjuti informasi dari masyarakat tim gabungan mendatangi kawasan perairan Teluk Kelabat Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

Polisi datang diam-diam menggunakan perahu nelayan dari kawasan Pelabuhan Mantung PT Timah.
Ternyata benar puluhan TI rajuk beroperasi dikawasan Teluk Kelabat.

Kedatangan polisi tersebut membuat para pekerja tambang menghentikan aktivitas mereka.

Selanjutnya mengingat kurangnya kemampuan peralatan hanya satu unit alat tambang beserta lima orang pekerja diamankan.

Penambang lain diminta untuk membongkar peralatan mereka dan tidak lagi beraktivitas di Kawasan Teluk Kelabat yang merupakan kawasan tangkap nelayan.

"Nanti akan kita kembali lakukan pengecekan dikawasan Teluk Kelabat kemungkinan mereka masih tetap melakukan penambangan dengan cara kucing kucingan akan kita ambil tindakan tegas," kata Ipda Dana.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved