Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ujian Akhir Sekolah SD dan SMP di Pangkalpinang Dilaksanakan Tatap Muka di Bulan Ramadhan

Eddy Supriadi mengatakan pelaksanaan ujian akhir sekolah bagi siswa tingkat akhir SD dan SMP di Kota Pangkalpinang akan digelar tatap muka.

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi mengatakan pelaksanaan ujian akhir sekolah bagi siswa tingkat akhir SD dan SMP di Kota Pangkalpinang akan digelar tatap muka.

Kata Eddy, saat ini pula sudah 70 persen dari total seluruh TK/Paud, SD, dan SMP di Kota Pangkalpinang menggelar simulasi pembelajaran tatap muka, hingga nanti ujian akhir dilaksanakan tatap muka tak lagi menjadi masalah.

Baca juga: Modal Rp 5 Juta Amin Sukses Kembangkan Ternak Ayam Kampung Baper (Bangka Super) Ramah Lingkungan

Sementara ujian akhir juga tetap dilaksankan pada bulan suci ramadhan dengan pembatasan-pembatasan waktu.

Untuk ujian akhir SMP mulai dari 19-23 April 2021, dan ujian akhir SD 26 April - 1 Mei 2021.

Baca juga: Mandi Besar Setelah Imsak, Apakah Puasanya Sah? Buya Yahya: Banyak Istri Ogah Gara-gara Ini

"Tetap kita laksanakan dibulan suci ramadhan ini dengan batasan-batasan waktu tidak sampai siang, satu hari misalnya dua mata pelajaran. Dan tentunya ini bukan lagi menjadi masalah karena sekolah-sekolah kita negeri dan swasta sebelum melaksanakan ujian tatap muka mereka sudah lebih dulu melaksanakan simulasi tatap muka jadi bukan lagi persoalan," jelas Eddy kepada Bangkapos.com, Rabu (14/4/2021).

Tak hanya itu, Eddy menegaskan ujian juga dilaksanakan tentunya dengan protokol kesehatan yang sudah sejak lama disiapkan sekolah.

"Kita juga kan sudah punya rambu-rambu untuk menyelesaikan portofolio baik dari kegiatan daring maupun tatap muka, sikap, disiplin, juga menjadi standar penilaian, inshaAllah semua sekolah kita juga sudah siap," ucapnya.

Apalagi kata Eddy, sudah 1.200 guru dan tenaga pendidik di kota Pangkalpinang mendapatkan vaksinasi tahap pertama, dan sedang menunggu penjadwalan vaksinasi tahap kedua.

Menurutnya, vaksinasi saat ini dianggap hal yang sangat penting mengingat sejak Senin (22/3/2021) lalu beberapa sekolah di Kota Pangkalpinang sudah melaksanakan simulasi kegiatan belajaran mengajar (KBM) tatap muka di sekolah dan akan menghadapi ujian akhir sekolah yang juga dilaksanakan tatap muka.

"Ini kan salah satu upaya kita untuk membuat para guru lebih percaya diri lagi ketika memberikan pelajaran kepada peserta didik, dan membuat rasa nyaman dan lebih temang kepada orangtua belum lagi kita sudah menerapkan prokes yang baik," ungkap Eddy.

Menurutnya, hal ini dilakukan agar simulasi KBM tatap muka dapat berjalan tanpa ada ketakutan. Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan vaksin keseluruhan.

"Ada sebanyak 3.000-an tenaga pendidik dan saat ini, dan sudah berjalan vaksinasi terhadap 1.200-an orang. Kita bekerja sama dengan Dinas Kesehatan semua guru tenaga pendidikan akan kita vaksin seluruhnya," ujarnya.

Eddy mengatakan, dengan proses vaksinasi Covid-19 ini diharapkan tidak ada lagi kekhawatiran untuk pelaksanaan KBM, hingga dapat memberikan rasa aman kepada para orang tua yang setuju untuk pelaksanaan KBM tatap muka. 

"Semoga saja dengan kegiatan vaksinasi ini dapat semakin membuat para orang tua tenang anaknya kembali belajar di sekolah. Saya pikir setelah edukasi proses dapat menjadi kebiasaan baru. Karena dunia pendidikan memberikan peranan penting terhadap prokes," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved