Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE, Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bangka 14 Orang, Balita Usia 2 Tahun Tertular Corona

Penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka hari ini, Rabu  (14/04/2021)  sebanyak 14 orang.

Kolase Pexel & Unsplash
Ilustrasi balita usia 2 tahun terinfeksi Covid-19 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka hari ini, Rabu  (14/04/2021)  sebanyak 14 orang, sedangkan pasien yang sembuh  8 orang.

Dari 14 orang yang positif Covid-19 hari ini ada balita, AZ, laki-laki warga Kecamatan Sungailiat berumur 2 tahun, merupakan OTG yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, A.

Berdasarkan jenis kelamin dari 14 orang ini, laki-laki 8 orang dan.perempuan 6 orang.

"Jadi jumlah total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka sebanyak 2.483 orang, sedangkan pasien yang sembuh ada 2.354 orang jadi ada 94 orang saat ini menjalani isolasi dan karantina di mess dan rumah sakit yang disediakan Pemkab Bangka," jelas Boy Yandra, Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Rabu   (14/04/2021) sore.

"Dari 94 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani isolasi dan karantina terbanyak di Kecamatan Sungailiat 37, Pemali 21 orang dan Merawang 15 orang," kata Boy Yandra.

Dilanjutkannya untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia sampai saat ini berjumlah 35 orang, dimana terbanyak Kecamatan Sungailiat 15 orang, Pemali 4 Orang dan Belinyu 4 orang , Mendo Barat 3 orang, Puding Besar 3 orang , Riau Silip 2 orang, Merawang 2 orang dan Bakam 2 orang.

"Sedangkan jumlah kontak erat ada 4.654 orang, suspect 1.641 orang, suspect discardit 1.562 orang," ungkap Boy Yandra.

Menurutnya, untuk pelaksanaan vaksinasi lansia hari ini berjumlah 512 orang, jadi jumlah lansia yang sudah divaksin 1.992 orang dari 2. 601 orang sasaran atau 76,5 persen persen lansia sudah divaksin.

"Semoga kegiatan vaksinasi ini berjalan aman dan lancar sesuai target sasaran yang sudah ditetapkan," harap Boy Yandra.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu melaksanakan prokes 3M dengan baik, bila ada anggota keluarga sakit atau demam segera melaporkan ke puskesmas atau pelayanan kesehatan terdekat sehingga memudahkan pemutusan mata rantai penyebaran penularan wabah Covid-19.

"Bagi masyarakat yang anggota keluarganya meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19 maka akan dilakukan pemakaman sesuai prosedur SOP Covid-19 dan tidak ada lagi tawar menawar sebab ini adalah SOP yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan dan WHO, tolong ikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan," tegas Boy Yandra. 

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved