Breaking News:

Berita Bangka Barat

Angkutan Logistik Meningkat, Diperkirakan Puncaknya H-7 Idul Fitri

Angkutan logistik melalui Pelabuhan Tanjungkalian, Muntok Bangka Barat (Babar), mulai meningkat. Peningkatan itu terjadi beberapa waktu terakhir

bangkapos.com/Dok
GM (General Manager) PT. ASDP Muntok, Sugeng Purwono. (Bangkapos.com/Dok). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Angkutan logistik melalui Pelabuhan Tanjungkalian, Muntok Bangka Barat (Babar), mulai meningkat. Peningkatan itu terjadi beberapa waktu terakhir. General Manager (GM) PT ASDP Muntok, Sugeng, Kamis (15/4/2021) memastikan hal ini.

"Untuk angkutan kapal logistik kita mengalami lonjakan, karena biasa saat momen tertentu seperti Hari Raya Idul Fitri dan Ramadan biasa permintaan kebutuhan masyarakat untuk logistik meningkat. Untuk lonjakan jadi selama ini kita perkiraan ada sekitar 5 persen kenaikan untuk angkutan logistik," ujar Sugeng.

Kenaikan jumlah angkutan logistik di Pelabuhan Tanjungkalian menuju Pelabuhan Tanjung Api-api, diperkirakan akan mengalami kenaikan signifikan mulai terjadi pada H-7 Idul Fitri.

"Biasanya puncak akan mendekati Hari Raya Idul Fitri. Apalagi kondisi pelarangan mudik pasti akan menambah logistik. Hal ini karena bepergian sedikit tapi kebutuhan logistik daerah akan meningkat. Kita lihat sampai H-7 biasanya mulai ada peningkatan," jelasnya.

Lebih lanjut saat ini pun di Parkiran Pelabuhan Tanjunkalian, Muntok terdapat beberapa truk angkutan logistik dan mobil pribadi yang masih menunggu keberangkatan kapal menuju Pelabuhan Tanjung Api-api, Palembang.

Namun walaupun terdapat lonjakan pada angkutan logistik, Sugeng mengatakan untuk angkutan penumpang tidak mengalami lonjakan.

"Kalau penumpang tidak ada kenaikan malah mengalami penurunan, pertama karena masih diberlakukan rapid test lalu juga kendaraan pribadi masih belum waktunya libur. Selain itu kebijakan pemerintah memberlakukan larangan mudik, juga mengurangi keberangkatan atau bepergian ke Palembang," katanya.

Diketahui Pemerintah kini telah memberlakukan larangan mudik, serta menghentikan seluruh moda transportasi pada 6-17 Mei 2021 untuk angkutan penumpang mudik.

"Kita lihat nanti sebelum tanggal 6, karena juga rata-rata belum ada izin. Toh kalau ada juga bukan karyawan, paling wiraswasta yang tidak terkait dengan perusahaan. Jadi mereka bebas untuk menentukan kapan dia bepergian, tapi sampai saat ini belum ada lonjakan," katanya.

"Langkah dari PT ASDP mengantisipasi dikhawatirkan orang yang pergi sebelum Tanggal 6 atau mencuri start tetap kita antisipasi. Tetap ketentuan yang berlaku yang ada di pelabuhan seperti rapid test, serta penumpang yang akan bepergian akan kita berlakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku," jelasnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved