Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Badai Siklon Tropis Mengancam, BMKG Pangkalpinang Sebut Babel Diprakirakan Tak Terdampak

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melayangkan peringatan dini kesiapsiagaan kepada 30 gubernur di wilayah Indonesia

Antara
Siklon Cempaka 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melayangkan peringatan dini kesiapsiagaan kepada 30 gubernur di wilayah Indonesia tentang kemunculan bibit siklon tropis 94 W.

"Untuk hari ini sudah bukan bibit siklon tropis lagi, sekarang sudah menjadi Tropical Cyclone (Siklon Tropis) SURIGAE. Sesuai informasi dari Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta BMKG bahwa TC Surigae ini pergerakannya selama 24 - 48 jam ke depan hingga 18 April 2021 bergerak ke arah barat laut menjauhi wilayah Indonesia dengan kecepatan skitar 70-90 Km/Jam," ujar Kepala Seksi data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang, Kurniaji saat dikonfirmasi bangkapos.com, Kamis (15/4/2021).

Diakuinya, sesuai surat yang dilayangkan oleh BNBP Pusat kepada BPBD Pemerintah Provinsi memang Bangka Belitung diminta untuk bersiap siaga.

"Tetapi sebenarnya Babel tidak masuk dalam wilayah yang diprakirakan akan terkena dampak dari pergerakan TC Surigae karena jaraknya sangat jauh dengan wilayah sumatera dan Babel.

Beberapa daerah yang patut mewaspadai antara lain: Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua," kata Kurniaji.

Dijelaskannya, siklon tropis adalah badai dengan kekuatan yang besar, radius rata-ratanya dapat mencapai 150 hingga 200 km.

Siklon tropis biasanya terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat (lebih dari 26.5 °C).

Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam.

"Kalau terkait bahaya, sangat berbahaya terutama untuk daerah yang memang persis berada dilintasannya dan juga daerah yang cukup dekat dengan Siklon Tropis itu sendiri.

Karena ukurannya yang sangat besar serta angin kencang dan gumpalan awan yang dimilikinya, siklon tropis menimbulkan dampak antara lain seperti angin kencang, hujan deras berjam-jam, bahkan berhari-hari yang dapat mengakibatkan terjadinya banjir, gelombang tinggi, dan gelombang badai," kata Kurniaji.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita 

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved