Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Komitmen Berantas Tambang Ilegal Dipertanyakan, Ada Tambang Siang Ditertibkan, Malam Kerja Lagi

Perwakilan nelayan Matras Pesaren Abdul Roni, mempertanyakan komitmen,  Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat

Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Kaos Hitam, Abdul Roni nelayan Matras dan Pesaren, disela sela menghadiri rapat kordinasi (rakor) pembahasan operasional penambangan off shore, di graha kantor pusat PT Timah Tbk, Kamis (15/4/2021) sore 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perwakilan nelayan Matras Pesaren Abdul Roni, mempertanyakan komitmen,  Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, memberantas aktivitas penambangan ilegal.

Tidak terkecuali, di kawasana Pantai Matras, dan Teluk Kelabat Dalam.  Sebab, kata Roni beberapa waktu lalu, dirinya mendapati adanya aktivitas penambangan pasir timah di tepi pantai Matras.

"Izin pak Kapolda, di Matras itu ada tambang,  dipinggir pantai. Saya sudah lakukan kordinatnya sama Zaldi,  saya kirim foto drone. Memang sudah diterbitkan laporannya pak, kita baca beritanya pak, tapi malam-malam bekerja," kata Roni, di rakor pembahasan operasional penambangan off shore, di Graha kKntor pusat PT Timah Tbk, Kamis (15/4/2021) sore.

Sama halnya, dengan aktivitas penambangan TI apung di Kawasan Teluk Kelabat Dalam.  Di mana, siang usai ditertibkan, malam harinya aktivitas penambangan kembali berjalan.

"Sama seperti teluk kelabat, kita laporkan kita kirim kordinatnya,  siang ditertibkan malamnya bekerja. Jadi komitmen Kapolda dalam hal menindak penambang penambang ilegal sejauh mana,  kita pertanyakan," tanya Roni.

Dia menilai, dibalik aktivitas penambangan tersebut, ada hak hak dasar nelayan.

Begitu juga dengan tugas dan wewenang dari kapolda, gubernur hingga PT Timah selaku pemegang konsesasi IUP, untuk menjamin hak tersebut.

"Masyarakat sudah capek dengan cara begini, bermitra degan swasta,  kemudian swasta membentuk panitia panitia kecil ini cara cara penjajah dulu pak, kita sudah merdeka," bebernya

"Kita gak pakai cara-cara gitu lagi demi memaksakan kehendak secara terus-menerus. Temukan dulu solusi untuk nelayan dan lingkungan yang adil," harapnya.

Nelayan Matras Mengeluh, Kapolda Langsung Panggil Kapolres Bangka

Halaman
123
Penulis: Antoni Ramli
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved