Breaking News:

Virus Coroona di Bangka Belitung

Positif Terinfeksi Covid-19, Dirut RSUP Bangka Belitung Tetap Berpuasa, Kini Kondisi Mulai Membaik

Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Bangka Belitung, Armayani Rusli terkonfirmasi positif Covid-19 pada hari Rabu, 7 April 2021

Dok/dr Armayani
Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Bangka Belitung, Armayani Rusli saat dirawat dan mendapat dukungan dari para rekannya. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Bangka Belitung, Armayani Rusli terkonfirmasi positif Covid-19 pada hari Rabu, 7 April 2021 lalu.

Terhitung sudah delapan hari menjalankan karantina hingga hari Kamis (15/4/2021) di Rumah Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19 RSUD Dr (HC) Ir Soekarno.

"Alhamdulillah kondisi sekarang sehat dan bugar, berkat doa dari sahabat dan kaum dhuafa yang dekat dengan saya," ungkap dr Armayani, Kamis (15/4/2021).

Awal  ia bisa terkonfirmasi positif Covid-19 ketika berinisiatif untuk melakukan pemeriksaan karena seminggu sebelum tanggal 7 April 2021 mengalami kondisi kurang sehat.

Diakuinya, tidak ada keluarga yang ikut terpapar Covid-19, pasalnya istri dan anak sedang berada di Jambi karena merawat mertua yang sedang sakit.

"Jadi sebelumnya saya menyambut tamu dari luar daerah, kemudian kondisi badan kurang fit, sebenarnya saya sudah minum vitamin dan sebagainya namun tidak mempan," kata dr Armayani.

Setelah dinyatakan positif Covid-19, ia merasa pasrah dan optimis agar tetap dalam kondisi baik-baik saja, manakala gejala yang dialami hanya batuk-batuk, tetapi indra penciuman masih baik.

"Saat itu, saya diisolasi di ruang nomor 13, ruang itu biasanya pasien meninggal, ngeri juga. Tapi Alhamdulillah sekarang membaik, saya juga mempercepat kesembuhan menggunakan plasma konvalense, setelah menerima itu saya menjadi lebih yakin akan sembuh," kata dr Armayani.

Saat ini kondisi mulai membaik, dia mulai melaksanakan ibadah puasa dan merasa sehat-sehat saja.

"Iya sudah mulai puasa, sudah dua hari ini saya mulai puasa, Alhamdulilah tidak apa-apa, tetap masih karantina, intinya Covid-19 itu ada, jadi masyarakat jangan lengah tetap harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas di luar," imbau dr Armayani.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita) 

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved