Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Tekan Angka Lakalantas Anak, Satlantas Polres Bateng Imbau Anak Sekolah Taat Berlalulintas

Imbauan dan sosialisasi bertujuan untuk menekan angka Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) yang melibatkan anak di bawah umur.

Istimewa/Satlantas Polres Bangka Tengah
Satlantas Polres Bangka Tengah (Bateng) saat melaksanakan kegiatan sosialisai dan imbauan kepada anak Sekolah di Jalan Raya Desa Namang, Kecamatan Namang Kabupaten Bateng, Kamis (15/4/2021). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Satlantas Polres Bangka Tengah (Bateng) melakukan kegiatan imbauan sekaligus sosialisasi kepada anak Sekolah di Jalan Raya Desa Namang, Kecamatan Namang Kabupaten Bateng, Kamis (15/4/2021).

Kegiatan imbauan dan sosialisasi tersebut bertujuan untuk menekan angka Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) yang melibatkan anak di bawah umur.

Kasat Lantas Polres Bangka Tengah, Iptu Ellen Pricilia mengatakan, kegiatan yang dilakukan juga menjadi upaya guna mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Keterttiban dan Kelancaran berlalulintas (Kamseltibcarlantas).

"Melalui imbauan ini juga, kami mencegah terjadinya gangguan ketertiban masyarakat di jalan raya, terutama kebisingan akibat suara knalpot motor racing," kata Iptu Ellen mewakili Kapolres Bateng, AKBP Slamet Ady Purnomo, Kamis (15/4/2021).

Pada kesempatan tersebut, pihaknya sekaligus ikut memantau situasi arus lalulintas, sehingga dapat meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalulintas di jalan raya.

"Untuk sasaran imbauan yang kita lakukan hari ini, yakni anak dibawah umur tepatnya di SMP 1 Namang dan SMA 1 Namang," ungkap Iptu Ellen.

Ia menegaskan, kepada anak dibawah umur yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), untuk tidak mengendarai kendaraan sepeda motor.

"Tadi kita minta kepada mereka agar setiap berangkat atau pulang sekolah dijemput dan diantar orangtua," ujarnya.

Namun, apabila dikemudian hari masih ada anak di bawah umur yang menggunakan sepeda motor, maka pihaknya akan melakukan tindakan berupa tilang.

"Kedepan kita harap angka kecelakaan lalulintas yang melibatkan anak dibawah umur ini menurun, dan penggunaan knalpot racing juga tidak ada lagi," tuturnya.

Selain anak sekolah, ia menambahkan para pengendara yang tidak menggunakan perlengkapan mengemudi, seperti helm juga dilakukan penjelasa terkait peraturan dalam berkendara.

"Jadi selain anak sekolah, pengendara lainnya yang tidak menggunakan helm atau perlengkapan mengemudi tadi juga kita jelaskan UU lalulintas,"ujarnya.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved