Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE, Kabupaten Bangka Tambah 10 Pasien Positif Covid-19 dan Sembuh 19 Orang

Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka hari ini, Kamis  (15/04/2021)  kembai bertambah sebanyak  10 orang.

Dok/Boy Yandra
Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra 

BANGKAPOS.COM , BANGKA  -- Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka hari ini, Kamis  (15/04/2021)  kembai bertambah sebanyak  10 orang, sedangkan pasien yang sembuh  19 orang.

Tingkat kesembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka saat ini 94,9 persen

Dari 10 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini terbanyak di Kecamatan Sungailiat 6 orang, Belinyu 2 orang, Merawang 1 Orang, dan Pemai 1 orang, dimana ada 5 laki-laki dan 5 perempuan.

"Jadi jumlah total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka sebanyak 2.507 orang, sedangkan pasien yang sembuh ada 2.381 orang jadi ada 91 orang saat ini menjalani isolasi dan karantina di mess dan rumah sakit yang disediakan Pemkab Bangka," kata Boy Yandra, Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Kamis    (15/04/2021) sore.

"Dari 91 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani isolasi dan karantina terbanyak di Kecamatan Sungailiat 59, Pemali 23 orang dan Merawang 12 orang," ungkap Boy Yandra.

Dilanjutkannya untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia sampai saat ini berjumlah 35 orang, dimana terbanyak Kecamatan Sungailiat 15 orang, Pemali 4 Orang dan Belinyu 4 orang , Mendo Barat 3 orang, Puding Besar 3 orang , Riau Silip 2 orang, Merawang 2 orang dan Bakam 2 orang.

"Sedangkan jumlah kontak erat ada 4.654 orang, suspect 1.648 orang, suspect discardit 1.576 orang," ungkap Boy Yandra.

Sementara yang  menunggu hasil Swab PCR dari Labkesda Babel sebanyak 150 orang.

Boy Yandra mengimbau kepada masyarakat untuk selalu melaksanakan prokes 3M dengan baik, bila ada anggota keluarga sakit atau demam segera melaporkan ke puskesmas atau pelayanan kesehatan terdekat sehingga memudahkan pemutusan mata rantai penyebaran penularan wabah Covid-19.

"Bagi masyarakat yang anggota keluarganya meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19 maka akan dilakukan pemakaman sesuai prosedur SOP Covid-19 dan tidak ada lagi tawar menawar sebab ini adalah SOP yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan dan WHO, tolong ikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan," tegas Boy Yandra. 

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved