Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Euforia ! Tahun Ini Warga Salat Tarawih di Masjid, Satgas Covid-19 Babel Tegaskan Syaratnya

Umat Muslim di Provinsi Bangka Belitung (Babel) diizinkan melaksanakan Salat Tarawih berjemaah di masjid di seluruh Wilayah Babel.

Bangkapos.com/Dok
ILUSTRASI: Masjid At-Taqwa Semabung Baru Kota Pangkalpinang menggelar sahalat tarawih pertama, Senin (12/4/2021) malam. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Umat Muslim di Provinsi Bangka Belitung (Babel) diizinkan melaksanakan Salat Tarawih berjemaah di masjid di seluruh Wilayah Babel. Meski demikian, Satgas Covid-19 Babel menegaskan bahwa pihaknya mengizinkan hal tersebut melalui berbagai syarat yang harus diikuti, terutama menjalankan protokol kesehatan.

Sekretaris Satgas Covid-19, Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa, Jumat (16/4/2021) mengatakan, 
pihaknya telah menerbitkan standar operasional prosedur (SOP) yang mengatur penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Salat Tarawih di masjid dan musala secara berjemaah.

Tapi, diketahuinya, tahun ini banyak warga yang bersemangat mendatangi masjid untuk melaksanakan ibadah Salat Tarawih.

"Bisa jadi euforia karena diberlakunya dan diperbolehkan salat datang ke masjid karena tahun lalu ditiadakan dan tahun ini dibolehkan,"ujar Mikron Antariksa kepada wartawan, Jumat (16/4/2021).

Dia menjelaskan, untuk aturan salat tarawih telah disampaikan ke setiap masjid yaitu kapasitasnya harus 50 persen kapasitas total dan menjaga jaga jarak.

"Tentunya Satgas di kabupaten/kota yang mengawasi pelaksanaan Salat Tarawih, karena bisa dilaksanakan harus minimal 50 persen dari jumlah kapasitas, setelah itu pembersihan dengan penyemprotan selesai salat, sesuai dengan SOP diterapkan," jelasnya.

Ia juga mengatakan pengawasan ini dilakukan Satgas Covid-19 di masing kabupaten/kota, karena Satgas Provinsi Babel tak dapat mengawasi satu persatu masjid.

"Nah itu dia laporan tidak bisa melaporkan satu persatu makanya lebih efektif bila ada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) karena ada posko setiap desa, itu dapat melaporkan mengawasi masjid tadi. Kita juga tidak ada anggaran di sekretariat sehingga tidak dapat banyak bergerak," ujarnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Berikut ini panduan yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 03 Tahun 2021:

1. Umat Islam, kecuali bagi yang sakit atau atas alasan syar'i lainnya yang dapat dibenarkan, wajib menjalankan ibadah puasa Ramadan sesuai hukum syariah dan tata cara ibadah yang ditentukan agama.

Halaman
123
Penulis: Riki Pratama
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved