Breaking News:

Berita Sungailiat

Gubernur dan Forkopimda Babel Sidak ke Muara Air Kantung, PT Pulomas Dinilai Melanggar Amdal

Erzaldi didampingi unsur Forkopimda Babel dan OPD terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi muara Air Kantung

Bangkapos.com/Edwardi
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi didampingi unsur Forkopimda Babel dan OPD terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi muara Air Kantung Sungailiat, Jumat (16/04/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi didampingi unsur Forkopimda Babel dan OPD terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi muara Air Kantung Sungailiat, Jumat (16/04/2021).

Hal ini dilakukan  untuk menindaklanjuti laporan para nelayan yang mengalami kesulitan keluar masuk muara Air Kantung Sungailiat  akibat pendangkalan abrasi pasir laut di mulut muara dan melihat aktivitas pengerukan muara oleh alat berat milik PT Pulomas Sentosa.

Sidak gubernur ini dihadiri Danrem Garuda Jaya, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Kajati Bangka Belitung, Danlanal Bangka Belitung, Dandim Bangka, Kapolres Bangka dan instansi dan OPD terkait lainnya.

Gubernur Babel Erzaldi mengatakan rencana pengerukan dan pembangunan talud dari pemerintah pusat lewat Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di muara Air Kantung yang lalu akhirnya dipindahkan proyek ke Jawa atau daerah lain, karena lahan ini milik Izin Usaha Penambangan (IUP) milik PT Timah Tbk, karena saat itu belum ada kesepakatan dengan pihak PT Timah Tbk.

"Intinya ada hal yang belum disepakati dengan PT Timah Tbk selaku pemilik IUP, karena rencana ini tidak jadi sehingga menerus strategi lama dengan mencari mitra yang bisa membantu mengatasi masalah pendangkalan muara Air Kantung Sungailiat ini," kata Erzaldi.

Diakuinya memang saat ini ada mitra PT Pulomas Sentosa yang melakukan pengerukan alur muara Air Kantung Sungailiat ini, tapi apa yang dilakukan PT Pulomas Sentosa sebagaimana juta lihat bersama belum ada solusi nya, bahkan masalah lainnya yang bertambah.

"Kita memang sudah memanggil pihak PT Pulomas Sentosa namun ada beberapa hal yang berkaitan dengan PT Pulomas ini sudah kita lakukan penyelidikan terhadap penyalahgunaan AMDAL," ujar Erzaldi.

Ditambahkannya setelah dilakukan konfirmasi ke PT Pulomas, hasilnya mereka bersedia melakukan perubahan dan mengakui adanya kesalahan tersebut.

"Namun sampai saat ini perubahan atas kesalahan tersebut tidak juga terealisasi sehingga kami dan Forkopimda Babel datang kesini untuk meninjau kondisi lapangan," jelas Erzaldi seraya menambahkan dua gundukan pasir di kiri dan kanan muara ini seharusnya tidak ada sesuai kajian amdalnya.

Dilanjutkannya, Pemprov Babel ke depan akan membentuk tim yang bekerja untuk mengambil suatu kebijakan baik terhadap PT Pulomas maupun tindakan ke depannya seperti apa," tukas Erzaldi.

Halaman
123
Penulis: edwardi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved