Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Guru SD dan SMP di Bangka Tengah Segera Divaksin, Dinkes Sudah Terima 1200 Dosis Vaksin

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) akan segera melakukan vaksinasi untuk guru atau tenaga pendidik di daerah setempat

bangkapos.com
Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun. (Bangkapos.com/Dok) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) akan segera melakukan vaksinasi untuk guru atau tenaga pendidik di daerah setempat. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun, Jumat (16/4/2021) mengatakan, saat ini pihaknya sudah menerima sebanyak 1.200 dosis vaksin yang akan dilakukan proses vaksinasi kepada tenaga pengajar atau guru tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Ia menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi ini rencanya akan dilakukan selama dua hari, yakni pada Tanggal 23 April dan 24 April 2021.

"Kita memang baru mendapatkan kuota vaksin untuk guru ini sebanyak 2.400, yakni 1.200 dosis untuk tahap vaksinasi tahap pertama dan 1.200 untuk tahap ke dua. Rencanya ini akan kita lakukan selama dua hari, yakni tanggal 23 April dan 24 April 2021,"kata Zaitun kepada Bangkapos.com,  hari ini.

"Kita lakukan vaksinasi ini mengingat sebentar lagi kegiatan aktivitas belajar mengajar yang akan berlangsung tatap muka, namun tetap masih melihat laju pertumbuhan covid-19 sehingga belum tahu kapan pasti KBM tatap muka ini berlangsung,"ujarnya.

Ia menuturkan pelaksanaan vaksinasi ini akan dilakukan di masing-masing puskesmas di Kecamatan Bangka Tengah.

"Total ada sembilan puskesmas yang akan dilaksanakan vaksinasi untuk guru ini, di mana masing-masing puskesmas ini kita targetkan kurang lebih 120 dosis. Jadi para guru ini divaksin di puskesmas berdasarkan wilayahnya masing-masing," jelas Zaitun.

Ia menyebutkan, saat ini pihaknya memang fokus untuk melaksanakan vaksinasi bagi guru atau tenaga pengajar tingkat SD dan SMP karena diketahuinya guru tingkat SD dan SMP ini rentang usianya lebih tua.

"Memang kita fokus pelayanan vaksin untuk guru SD dan SMP ini karena rata-rata usia mereka ini memang lebih tua dibandingkan guru TK. Namun untuk guru SMA dan TK ini sendiri kita juga akan lakukan tergantung ketersediaan vaksin, tetapi kita selelsaikan yang SD dan SMP ini,"ujarnya.

Ia memastikan, pelaksanaan vaksinasi untuk guru ini terfasilitasi semuanya, baik itu guru TK, SD, SMP, dan SMA. Namun, ia belun bisa menentukan kapan pelaksanannya.

"Kita melaksanakan vaksinasi ini tergantung ketersedian vaksin, tetapi InsyaAllah semua guru ini dioptimal mendapat vaksin, hanya saat  ini kita salurkan kuota yang ada untuk SD dan SMP," katanya.

Ia menuturkan jenis vaksin yang diberikan saat ini masih sama dengan vaksin-vaksin sebelumnya, yakni sinovac.

"Untuk jenis vaksin masih sinovac. Kita berharap para guru tidak takut divaksin karena sejauih ini kita tidak menemukan adanya gejala atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) setelah di vaksin," katanya. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved