Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Jalin Sinergi, Dinas Pangan dan PKK Bangka Tengah Rencanakan Program Gerakan Lorong Hijau 

Dinas Pangan dan Tim Pengerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga TP PKK Bangka Tengah bersama Dinas Pangan terus jalin sinergi

bangkapos.com
Kepala Dinas Pangan sekaligus Wakil Ketua III PKK Kabupaten Bangka Tengah, Edi Romdoni (Bangkapos.com/Sela Agustika) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Dinas Pangan dan Tim Pengerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga TP PKK Bangka Tengah bersama Dinas Pangan terus jalin sinergi dalam mendukung program kerja PKK.

Kepala Dinas Pangan sekaligus Wakil Ketua III PKK Kabupaten Bangka Tengah, Edi Romdhoni mengatakan pihaknya terus akan bersinergi dalam mendukung program kerja guna menciptakan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).

"Saya punya mimpi ke depannya kerja sama kami dengan PKK, jika kita melihat daerah-daerah lain yang sudah padat penduduk ini, kita akan tetap berusaha tani di lingkungan perkarangan rumahnya, di samping untuk menghijaukan lingkungan, tetapi yang tidak kalah pentingnya nya adalah pemenuhan gizi keluarga bisa dipenuhi dengan mudah," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, Gerakan Lorong Hijau menjadi salah satu program yang akan diterapkan Dinas Pangan bersama tim PKK Bangka Tengah.

"Kita bisa melakukan beberapa gerakan seperti  di daerah lainnya, yakni Jawa dan DKI Jakarta, di mana ada gerakan yang dinamakan Gerakan Lorong Hijau, tapi tentu saja sasarannya adalah daerah yang padat penduduk," kata Edi.

Ia menyebutkan, salah satu kawasan yang menjadi target pihaknya dalam menjalankan Gerakan Lorong Hijau, yakni di wilayah Sungai Selan.

"Misal salah satu saja saat ini kawasan di Kelurahan Sungai Selan ini berpotensi untuk dilakukan Gerakan Lorong Hijau. Karena jika kita lihat di sana lorongnya padat, untuk itu jika suatu saat kita buat di sana Gerakan Lorong Hijau pasti akan sangat menarik, hanya perlu menyiapkan masyarakatnya, bibit dan demplot," kata Edi, Jumat (16/4/2021).

Kata Edi, tidak semua masyarakat memiliki waktu tergabung dalam program tersebut. Namun, pihaknya tetap akan mengadakam kegiatan rutin seperti gotong royong dan kerja bakti secara rutin, mulai dari persiapan bibit dan lainnya.

"Jika ada masyarakat di lingkungan tersebut yang sibuk bekerja, sehingga tidak sempat untuk ikut kerja bakti dan gotong royong jangan khawatir, masih bisa menjadi anggota karena ada pengurus inti yang akan support dari anggaran pusat, mereka hanya memiliki kewajiban mengelola, memelihara, dan mengembangkan tanaman di perkarangan rumahnya tadi,"ujarnya.

Akan tetapi, ia menegaskan bagi masyarakat yang tergabung menjadi anggota dan tidak ikut andil pada kegiatan tersebut, maka pihaknya berharap untuk berkontribolusi dalam menyediakan media tanam.

"Jadi untuk mereka tidak ikut andil dalam gotong royong dan kerja bakti, maka mereka kita minta meyumbangkan uang sebesar harga  satu polibag yang nantinya uang tersebut akan  masuk ke kas program ini, namun kita juga sifatnya tidak memaksa,"tuturnya.

Dia berharap dengan rencana program Gerakan Lorong Hijau ini ke depannya Dinas Pangan dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bangka Tengah dapat bersinergi dengan baik.

"Semoga melalui program ini dan program kita Dinas Pangan dan PKK dapat bersinergi dengan baik dalam membangun Bangka Tengah Semkin Unggul," ujarnya. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved