Breaking News:

Ramadhan 2021

Lima Tips Aman Berkendara Saat Puasa

Bulan Ramahan Tahun 2021 kali ini terasa agak berbeda karena ini adalah puasa kedua kalinya dijalankan pada saat Pandemic Covid-19

Istimewa
ILUSTRASI: Para Bikers Yamaha Maxi Bangka Belitung saat touring 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Bulan Ramahan Tahun 2021 kali ini terasa agak berbeda karena ini adalah puasa kedua kalinya dijalankan pada saat Pandemic Covid-19. Pada saat menjalankan ibadah puasa tentunya mobilitas sehari-hari menggunakan kendaraan roda dua juga harus tetap dijalankan, meski kondisi tubuh kurang maksimal dan cuaca panas atau hujan tetap pekerjaan di luar harus diselesaikan.

Berkendara motor atau riding di saat berpuasa tentunya memberi tantangan tersendiri, khususnya konsentrasi yang berkurang, lantaran asupan makan dan minum dibatasi.

"Untuk di Bumi Serumpun Sebalai ini naik motor roda dua menjadi kebutuhan wajib sebagian besar masyarakat untuk mobilitas sehari-harinya, apalagi di saat bulan puasa ini stamina kita harus fit agar aman dan selamat sampai di tujuan. Maka dari itu kita akan sedikit berbagi panduan berkendara yang aman saat puasa," ujar Oriansah, M selaku Area Control Marketing CV Sumber Jadi (Main Dealer Yamaha Bangka Belitung) sekaligus Instruktur Yamaha Riding Academy Area Bangka, Jumat (16/4/2021).

Apa saja yang bisa dilakukan agar tetap selamat saat berkendara di bulan puasa? Berikut beberapa tips berkendara yang aman dan selamat saat puasa :

1.Konsumsi Sahur yang Bernutrisi

Saat makan sahur perbanyak makanan yang mudah sekali mengenyangkan dan efeknya cukup lama. Anda bisa mengganti nasi putih dengan nasi merah yang mengandung banyak serat. 

Selanjutnya perbanyak buah dan sayuran agar pencernaan sehat. Terakhir dan tidak kalah penting, jangan lupakan protein, anda bisa mendapatkan protein dari susu atau dari aneka jenis daging. Jangan lupa minum air putih saat sahur 3-4 gelas air, tujuannya agar tubuh tidak cepat dehidrasi pada saat dibawah terik sinar matahari.

2. Gunakan Pakaian yang Nyaman

Saat berada di luar ruangan, tubuh akan terpapar sinar matahari cukup lama. Kalau Anda menggunakan pakaian yang tidak nyaman, tubuh bisa jadi mudah berkeringat. 

"Kita ambil contoh sederhana saja, misal Anda menggunakan pakaian hitam atau jaket yang warnanya hitam. Warna ini akan menyerap panas dengan baik sehingga kondisi dehidrasi tidak bisa dihindari. Coba gunakan jaket dengan warna yang netral, lalu pakaian yang digunakan di dalam juga tidak terlalu panas serta berbahan lembut seperti katun," kata Oriansah.

Halaman
12
Penulis: Widodo
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved