Breaking News:

Stok Darah di PMI Pangkalpinang Menipis Terbentur Vaksinasi Covid-19

Kepala Bagian Pelayanan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang, dr Sjenileila Boer mengatakan, stok darah di PMI Kota Pangkalpinang mulai

BANGKAPOS.COM -- Kepala Bagian Pelayanan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang, dr Sjenileila Boer mengatakan, stok darah di PMI Kota Pangkalpinang mulai menipis.

Ini dikarenakan masyarakat yang sempat takut mendonorkan darahnya selama Pandemi Covid-19.

Sjeneileila mengatakan, dari 49 kantong tersebut terdiri dari 24 kantong darah golongan A, 11 kantong dengan sel darah lengkap (WB) dan 13 kantong dengan sel darah merah pekat (PRC).

Untuk golongan darah B terdapat 13 kantong, 11 kantong WB dan dua kantong PRC.

Golongan darah AB 10 kantong, 9 WB dan 1 PRC. Sedangkan, untuk golongan darah O menipis dengan hanya tersisa dua kantong saja.

Meskipun demikian, stok darah tersebut diperkirakan tidak dapat bertahan selama tiga minggu kedepan.

Sementara itu, Kapala Bidang Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Kota Pangkalpinang, Merinda menambahkan terbatasnya stok darah dikarenakan terbentur dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Selain itu, dengan stok darah yang menipis ia berharap masyarakat Kota Pangkalpinang dapat menjadi pendonor rutin di PMI Kota Pangkalpinang setiap tiga bulan sekali. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto/Mg1)

Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved