Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tiga Hari Tak Dapat Nomor Antrian Pencairan BLT UMKM, Listi Rencana Ingin Sahur di BRI

Sudah tiga hari terakhir sejak Rabu (14/4/2021), Listi (50), Warga Kecamatan Bukitintan mendatangi Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk pencairan

Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Uang 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sudah tiga hari terakhir sejak Rabu (14/4/2021), Listi (50), Warga Kecamatan Bukitintan mendatangi Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk pencairan penerima Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM.

Kata Listi mulanya ia tak mengetahui BLT UMKM kembali dicairkan tahap dua sebesar Rp1,2 juta, namun anaknya menginformasikan bahwa akan kembali pencairan di Tahun 2021.

Ia pun meminta anaknya untuk mengecek NIK dirinya apakah menerima bantuan atau tidak di diwebsite resmi Bank (BRI) melalui link eform.bri.co.id.

Tahun lalu Listi juga sebagai pemerima BLT UMKM sebesar Rp2,4 juta, yang juga ia cairkan di Bank (BRI).

Namun sejak Rabu lalu setelah ia mengetahui dirinya masih menjadi penerima BPUM Listi mendatangi BRI untuk pencairan namun kata petugas setempat nomor antrian sudah habis datang lagi besok.

Hari Kamis Listi datang lebih pagi dari hari Rabu, sekitar Pukul 07:30 WIB, namun kata petugas Bank nomor antrian penerima kembali sudah habis.

Listi mencoba lagi hari ini Jumat (16/4) bahkan lebih pagi dari hari Kamis, ia datang ke BRI selepas subuh pukul 05:20 WIB namun lagi-lagi tak menerima nomor antrian sebab kuota untuk penerimaan sudah penuh.

"Saya sempat bingung lah ini orang pada ngantri jam berapa kalau saya datang abis subuh saja udah abis lagi. Terus dapat nomor antrian hari ini bukan untuk hari itu juga tapi untuk besoknya jadi baru besoknya baru pencairan," ungkap Listi kepada Bangkapos.com, Jumat (16/4/2021).

Bahkan kata Listi, ia sempat bertanya dengan sesorang yang juga mengantri untuk menerima BPUM, ada yang antri sejak pukul 03:00 WIB.

"Besok nanti akan saya coba lagi, kalau habis subuh masih juga tidak kebagian antrian saya coba lebih pagi lagi, kalau bisa saya bawa makanan dari rumah sahur di Bank BRI aja lah, kalai masih juga ga dapat antrian sudah bingung saya gimana," sebutnya.

"Ternyata dapat uang bantuan dari pemerintah tidak segampang itu," tambahnya.

Ia berharap, mestinya ada Bank penyalur lain agar tak semua mengambil bantuan pada Bank yang sama.

"Kalau antri gini kan susah, tiga hari saya bolak balik dari rumah ke Bank gak juga dapat nomor antrian, cobalah Bank penyalurnya jangan hanya BRI dibagi ke Bank lain, jadi ga gini. Itu orang berkumpul juga belum lagi Covidnya," ujarnya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved