Breaking News:

Berita Bangka Barat

Zona Integritas Menuju WBK Dan WBBM Polres Bangka Barat, Taman Edukasi Disorot Sebagai Inovasi  

Polres Bangka Barat kini, Jumat (16/4/2021) bersiap dari zona integritas (ZI) akan menuju predikat wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah

bangkapos.com
Polres Bangka Barat bersiap menuju predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Wilayah Hukum Polres Bangka Barat, Jumat (16/4/2021). (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Polres Bangka Barat kini, Jumat (16/4/2021) bersiap dari zona integritas (ZI) akan menuju predikat wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) di Wilayah Hukum Polres Bangka Barat.

Untuk menuju predikat WBK dan WBBM, hadir tim penilai yakni Kasubbag Binfung bagrenfung Rorenmin itwasum Polri, AKBP Sri Eko Wahyuningsih, yang langsung menilai terkait kriteria Polres Bangka Barat untuk mendapatkan predikat WBK dan WBBM.

Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah yang menerima langsung kunjungan tim penilai mengatakan, akan memberikan yang terbaik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta membuat Polres Bangka Barat menjadi lebih baik.

"Kami juga berupaya membangun sebuah fasilitas tentunya tidak hanya fasilitas saja, tapi kami juga berkomitmen kepada seluruh anggota untuk menjadi pelayan yang beriman kepada masyarakat karena banyak program yang kami laksanakan untuk masyarakat," ujar AKBP Fedriansah.

Lebih lanjut AKBP Sri Eko Wahyuningsih mengatakan saat ini Polres Bangka Barat, sudah memenuhi persyaratan untuk mendapatkan predikat WBK.

"Dari hasil penilaian sudah mencapai minimal yang harus ditetapkan untuk WBK, tapi ada beberapa yang perlu dilengkapi seperti inovasi karena kami melihat banyak inovasi tapi tidak dikomentasikan dengan baik," kata AKBP Sri Eko.

Terkait inovasi terdapat Taman Edukasi yang berada di Polsek Jebus, menjadi sorotan karena dinilai langsung bersentuhan dengan masyarakat.

"Sejauh ini yang paling menarik adalah yang manual seperti pengembangan peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti bertani berococok tanam dan mengolah madu dan juga dapat mendorong daerah pariwisata," jelasnya.

Diketahui untuk taman edukasi merupakan lahan yang dimanfaatkan untuk berkebun berbagai buah-buahan, serta juga memiliki berbagai peternakan sapi dan pengolahan madu.

"Mereka harus saling komitmen harus terus menerus dan ditingkatkan, karena kami juga akan melakukan evaluasi dua tahun sekali.Tujuan utama adalah untuk meningkatkan pelayanan publik pada masyarakat, untuk itulah hari ini kita berkunjung ke Polres Bangka Barat sebagai tim penilai Internal Polri," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved